Bupati Wempi: Satu Hari Khusus Milik Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Mereka

  • 27 Jul 2026 20:00 WIB
  •  Malinau

RRI,CO.ID, Malinau – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, pendidik, dan tokoh agama untuk bersatu menjaga, melindungi, serta mendoakan tumbuh kembang generasi muda dalam peringatan Hari Anak Nasional ke‑42 Tahun 2026 yang digelar Persekutuan Anak Kristen Oikumene (PAKO) Kabupaten Malinau. Kegiatan berlangsung Sabtu (25/7/2026) di Ruang Temenggung Kantor Bupati Malinau .

“Anak‑anakku sekalian, dengarkanlah Bapak: hari ini adalah hari kalian. Masa kini dan masa depan juga milik kalian. Simpanlah pesan ini dengan baik, karena kelak pasti akan bermanfaat bagi kita semua,” ujar Bupati Wempi membuka arahannya, merujuk tema nasional tahun ini “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” .

Tiga pesan pokok yang disepakati digema ke seluruh negeri mengajak siapa saja yang memiliki peran dan tanggung jawab terhadap anak untuk bergerak bersama. “Bagi saya, tanggung jawab ini mungkin lebih dari sekadar tiga poin yang disepakati. Kepada orang tua, guru, dan para hamba Tuhan: mari kita lakukan hal paling sederhana namun paling dahsyat. Berdoalah untuk mereka setiap saat, di mana pun kita berada. Doa kita memiliki kekuatan besar bagi masa depan mereka,” tegasnya.

Bupati mengingatkan bahwa perlindungan bukan sekadar mencegah bahaya fisik, melainkan menghadirkan lingkungan yang penuh kasih, aman, dan mendukung potensi anak. “Kita pastikan mereka tumbuh dalam kasih sayang, terbebas dari segala bentuk kekerasan, baik kata‑kata, sikap, maupun perlakuan serta diberi ruang berkembang secara optimal,” tambahnya sejalan makna tema peringatan .

Ketua Panitia Leliana Ade menyebut kegiatan ini diikuti 925 peserta anak‑anak, pendamping, guru, panitia, dan tamu undangan sebagai bukti nyata perhatian bersama terhadap pelayanan anak di Malinau . Peringatan ini juga menjadi momen memperkuat komitmen bersama agar nilai‑nilai kasih dan perlindungan menjadi budaya yang terjaga di rumah, sekolah, gereja, dan lingkungan masyarakat.

Hadir dalam acara tersebut Bunda Literasi Malinau, perwakilan Kementerian Agama, tokoh lintas iman, serta para orang tua dan anak dari berbagai jemaat gereja se‑Kabupaten Malinau.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....