Bupati Malinau: Anak adalah Titipan Tuhan yang Harus Dijaga, Dididik dan Dicintai
- 27 Jul 2026 16:01 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengajak seluruh orang tua, guru, gereja, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga, mendidik, serta mencintai anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Persekutuan Anak Kristen Oikumene (PAKO) Kabupaten Malinau Tahun 2026 yang digelar di Ruang Tebengang, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat Hari Anak Nasional ke-42 itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Malinau sebagai tanda dimulainya rangkaian acara. Sekitar seribu anak dari puluhan gereja dan organisasi Kristen di Kabupaten Malinau turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan apresiasi kepada Ketua PAKO beserta seluruh panitia yang dinilai berhasil menyatukan sekitar 44 organisasi dan gereja untuk menyelenggarakan perayaan Hari Anak Nasional.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Malinau saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua PAKO dan seluruh panitia. Mengoordinasikan puluhan organisasi dan gereja dengan peserta hampir seribu orang tentu bukan pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan waktu, tenaga, pikiran, bahkan pengorbanan finansial agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.
Ia mengaku bangga melihat antusiasme anak-anak yang memenuhi Ruang Tebengang dengan wajah ceria sebagai bukti bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memberikan perhatian kepada anak-anak.
Mengangkat tema Hari Anak Nasional 2026, "Sayangi Anak, Lindungi Anak, Bangun Masa Depan Mereka," Bupati Wempi menegaskan bahwa tanggung jawab membesarkan anak bukan hanya berada di pundak orang tua, tetapi juga guru, gereja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, ada empat hal penting yang harus dilakukan kepada anak-anak, yakni mendoakan, melindungi, mendidik, dan mencintai mereka. "Saya mengajak setiap orang tua untuk tidak pernah berhenti mendoakan anak-anak karena doa memiliki kekuatan besar dalam membentuk masa depan mereka," tukasnya.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....