TNI Salurkan 1.800 Paket Sembako untuk Warga Perbatasan RI-Malaysia di Malinau

  • 17 Jul 2026 05:22 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Ster TNI menyalurkan 1.800 paket sembako kepada masyarakat perbatasan RI–Malaysia melalui Kodim dan satuan tugas pengamanan perbatasan.
  • Ke depan, program pemberdayaan akan diperluas melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian, dan BUMN, termasuk penyediaan bibit usaha dan peningkatan UMKM.

RRI.CO.ID, Malinau - TNI melalui Staf Teritorial (Ster) TNI menyalurkan sebanyak 1.800 paket sembako bagi masyarakat di wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kabupaten Malinau sebagai bagian dari Program Pembinaan Masyarakat Perbatasan Wilayah Nasional (Binkattaswilnas). Pelepasan tim distribusi dilaksanakan di halaman Makodim 0910/Malinau, Kamis (16/7/2026).

Paban VI Pembinaan Wilayah Nasional Ster TNI, Kolonel Laut Agus Izzudin, mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat di kawasan perbatasan yang menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI.

"Di Ster TNI terdapat berbagai program, salah satunya pemberdayaan wilayah perbatasan. Kami menyiapkan 1.800 paket sembako yang nantinya didistribusikan oleh Dandim dan satuan tugas pengamanan perbatasan kepada masyarakat," ujarnya.

Agus menegaskan masyarakat di wilayah perbatasan merupakan garda terdepan negara. Karena itu, kehadiran TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembinaan.

Menurutnya, pengembangan wilayah perbatasan membutuhkan dukungan lintas sektor. TNI membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian, hingga badan usaha milik negara (BUMN) untuk mempercepat pembangunan di kawasan perbatasan.

"Kami berharap ke depan bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian terkait, maupun BUMN. Masih ada wilayah perbatasan yang belum memiliki akses sinyal dan kebutuhan dasar lainnya. Ini tentu membutuhkan dukungan bersama," katanya.

Ia juga menyambut positif masukan dari kepala daerah agar program bantuan tidak berhenti pada penyaluran sembako. Menurutnya, TNI akan mempertimbangkan pemberian bantuan yang bersifat produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Tadi ada masukan dari wakil bupati, jangan hanya sembako karena akan habis dikonsumsi. Ke depan kami akan merencanakan bantuan lain, misalnya berupa bibit, atau bantuan untuk mendukung UMKM sehingga perekonomian masyarakat perbatasan bisa lebih meningkat," ucapnya.

Program Binkattaswilnas merupakan implementasi tugas TNI dalam pembinaan teritorial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang tentang TNI. Program ini juga mendukung Visi TNI PRIMA, Asta Cita Pemerintah, serta visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan kesejahteraan dan ketahanan wilayah perbatasan.

Selain penyaluran bantuan sosial, TNI terus menjalankan berbagai program pembangunan seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), cetak sawah, pembangunan jembatan, serta pembinaan teritorial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Bantuan sosial yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah perbatasan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....