Pembinaan MTQ Diharapkan Cetak Kafilah Unggul Malinau

  • 07 Mei 2026 15:11 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Kemenag Malinau berharap pembinaan melalui MTQ ke-22 Kabupaten Malinau mampu mencetak kafilah unggul yang dapat bersaing hingga tingkat Provinsi Kalimantan Utara.
  • Bertambahnya jumlah peserta MTQ dinilai menunjukkan meningkatnya minat masyarakat dalam mempelajari Al-Quran, sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qurani dan moderasi beragama di Kabupaten Malinau.

RRI.CO.ID, Malinau - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau, Sapriansyah Alie, berharap pembinaan melalui Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) mampu melahirkan kafilah unggul yang dapat bersaing hingga tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

‎Sapriansyah mengatakan, seluruh cabang lomba yang dipertandingkan dalam MTQ ke-22 diharapkan menjadi sarana menjaring peserta terbaik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malinau. Menurutnya, proses pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas kafilah daerah.

‎“Yang pertama, kita punya harapan besar untuk semua cabang yang dipertandingkan di MTQ ini akan bisa menembus sampai ke tingkat provinsi,” kata Sapriansyah, Kamis (7/5/2026).

‎MTQ ke-22 tingkat Kabupaten Malinau sendiri berlangsung sejak 5 Mei 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 10 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di sejumlah arena perlombaan, termasuk Masjid At-Tauhid dan Balai Diklat Kabupaten Malinau.

‎Ia menilai, pelaksanaan MTQ tahun ini menunjukkan perkembangan positif dari sisi partisipasi masyarakat. Bertambahnya jumlah peserta dinilai mencerminkan meningkatnya minat masyarakat untuk mempelajari Al-Quran, khususnya dalam bidang tilawah dan bacaan.

Panitia mencatat total 328 peserta yang berpartisipasi tahun ini, meningkatkan dibanding tahun sebelumnya. ‎“Yang jelas dari peserta bertambah, artinya minat masyarakat bertambah gairahnya untuk mempelajari Al-Qur'an, terutama dari sisi bacaannya,” ujarnya.

‎Menurut Sapriansyah, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Quran, tetapi juga sarana memperkuat nilai kedaerahan dan moderasi beragama di tengah masyarakat. Karena itu, ia berharap pembinaan peserta terus dilakukan secara berkesinambungan agar Kabupaten Malinau mampu mencetak kafilah yang unggul dan berdaya saing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....