Peserta MTQ Bertambah, Minat Belajar Al-Quran Dinilai Meningkat

  • 07 Mei 2026 14:46 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Sapriansyah Alie menilai bertambahnya peserta MTQ ke-22 Kabupaten Malinau menunjukkan meningkatnya minat masyarakat dalam mempelajari Al-Quran, khususnya pada bidang tilawah dan bacaan.
  • Kemenag Malinau berharap seluruh cabang lomba MTQ mampu melahirkan peserta terbaik yang dapat bersaing di tingkat Provinsi Kalimantan Utara, sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qurani dan moderasi beragama di daerah.

RRI.CO.ID, Malinau - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau, Sapriansyah Alie, menilai pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-22 tingkat Kabupaten Malinau menunjukkan peningkatan antusiasme masyarakat dalam mempelajari Al-Quran.

Hal tersebut terlihat dari bertambahnya jumlah peserta yang mengikuti berbagai cabang perlombaan tahun ini. Dari catatan panitia, total 328 peserta terlibat tahun ini, meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya.

‎Menurut Sapriansyah, meningkatnya jumlah peserta menjadi indikator tumbuhnya gairah masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mendalami tilawah dan bacaan Al-Quran. Ia menilai kondisi tersebut menjadi perkembangan positif bagi pembinaan keagamaan di Kabupaten Malinau.

‎“Yang jelas dari peserta bertambah, artinya minat masyarakat bertambah gairahnya untuk mempelajari Al-Qur'an, terutama dari sisi bacaannya,” kata Sapriansyah saat ditemui di sela tinjauan pelaksanaan MTQ, Kamis (7/5/2026).

‎Selain meningkatnya partisipasi peserta, Sapriansyah berharap seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan dalam MTQ tahun ini mampu melahirkan peserta terbaik yang dapat bersaing hingga tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan melalui MTQ harus mampu menjadi wadah mencetak kafilah yang berkualitas. “Yang pertama, kita punya harapan besar untuk semua cabang yang dipertandingkan di MTQ ini akan bisa menembus sampai ke tingkat provinsi,” ujarnya.

‎Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Malinau terhadap pelaksanaan MTQ dan pembinaan melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Menurut Sapriansyah, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pembinaan generasi Qurani di daerah.

‎“Kepada pemerintah daerah yang selama ini memang fokus untuk menaikan nilai promosi untuk pemerintah daerah melalui LPTQ Kabupaten Malinau untuk sebesar-besarnya kemanfaatan pelaksanaan MTQ,” tuturnya.

‎Sapriansyah menilai pelaksanaan MTQ juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat unsur kedaerahan dan moderasi beragama di tengah masyarakat. Karena itu, ia berharap pelaksanaan MTQ terus mendapat dukungan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

‎MTQ ke-22 tingkat Kabupaten Malinau sendiri berlangsung sejak 5 Mei 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 10 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di sejumlah arena perlombaan, termasuk Masjid At-Tauhid dan Balai Diklat Kabupaten Malinau. (Ading)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....