MTQ Malinau Catat Peserta Terbanyak Tahun Ini

  • 06 Mei 2026 07:51 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • MTQ ke-22 Malinau mencatat jumlah peserta terbanyak dengan 328 peserta, meningkat dari 301 peserta pada 2025 dan sekitar 180 peserta pada tahun-tahun sebelumnya.
  • MTQ menjadi sarana pembinaan generasi Qurani dan penjaringan ke tingkat lebih tinggi, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan keagamaan di tengah keberagaman.

RRI.CO.ID, Malinau - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-22 tingkat Kabupaten Malinau mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan, dengan total 328 peserta yang ambil bagian pada tahun 2026. Peningkatan ini dinilai menjadi indikator tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

Ketua Panitia MTQ, Sarwani, menjelaskan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 301 peserta. Bahkan, jika ditarik lebih jauh, jumlah peserta pada tahun-tahun sebelumnya berada di kisaran 180 orang.

‎“Total peserta tahun ini mencapai 328 orang, meningkat dari tahun 2025 sebanyak 301 peserta, dan sebelumnya hanya sekitar 180-an. Ini menunjukkan tren yang terus naik dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Kkegiatan MTQ ke-22 berlangsung selama enam hari, mulai 5 hingga 10 Mei 2026, dan dipusatkan di tiga arena lomba. Masjid At-Tauhid Malinau Kota menjadi arena utama dengan tujuh cabang lomba, di antaranya tartil Al-Qur’an, tilawatil Qur’an, qiraat mujawwad, murattal mujawwad, tahfiz, serta tafsir Al-Qur’an.

‎“Di arena utama ada 144 peserta putra dan putri yang mengikuti tujuh cabang lomba. Kemudian di Balai Diklat terdapat tiga cabang lomba dengan 134 peserta, serta di MTsN Malinau cabang kaligrafi diikuti 50 peserta,” jelasnya, Selasa (5/5/2026) malam.

‎Menurut Sarwani, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah penjaringan peserta untuk tingkat provinsi hingga nasional.

‎Ketua LPTQ Malinau, Kamran Daik, menambahkan bahwa MTQ memiliki peran penting dalam membumikan Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat Bumi Intimung.

‎“Pembangunan daerah tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia. MTQ menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut,” ungkapnya.

‎Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau yang tetap mendukung pelaksanaan MTQ, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

‎“Ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tetap konsisten dalam mendukung syiar Islam tanpa memandang perbedaan, di tengah keberagaman masyarakat Malinau,” katanya.

‎MTQ ke-22 diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....