Usia Senja, Kamal Raih Kesempatan Umrah Gratis di Momen MTQ
- 06 Mei 2026 07:07 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Kamal (72) mendapat kesempatan umrah gratis secara tak terduga saat menghadiri pembukaan MTQ ke-22 di Malinau, setelah terpilih sebagai salah satu peserta dengan usia tertua.
- Program umrah gratis Pemkab Malinau menjadi bentuk pembinaan keagamaan, sekaligus memberi peluang bagi masyarakat untuk mewujudkan perjalanan spiritual.
RRI.CO.ID, Malinau - Kesempatan tak terduga menghampiri Kamal, warga Malinau Kota, saat menghadiri pembukaan MTQ ke-22 di Masjid At-Tauhid. Niat awalnya hanya mengikuti kegiatan di masjid tempat ia biasa beribadah, namun malam itu justru menjadi momen yang mengubah harapannya.
Di penghujung sambutan, Bupati Malinau, Wempi W Mawa, memberikan kejutan dengan menawarkan hadiah umrah gratis kepada warga yang hadir. Syarat yang diajukan sederhana, yakni peserta dengan usia paling tua di lokasi acara.
Kamal yang berusia 72 tahun pun terpilih sebagai salah satu dari tiga penerima hadiah tersebut. Ia mengaku tidak pernah membayangkan akan mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci melalui momen yang datang secara tiba-tiba.
“Alhamdulillah Allah berikan umur panjang, saya juga masih diberi kesehatan. Saya sangat berterima kasih, karena saya belum pernah pergi umrah. Saya tidak pernah menduga seperti ini, menghadiri acara ini dan mendapat kesempatan,” ungkapnya, Selasa (5/5/2026) malam.
Bagi Kamal, kesempatan ini menjadi panggilan yang ingin ia manfaatkan dengan sebaik-baiknya selama kondisi kesehatan masih memungkinkan. Namun, ia juga telah mempertimbangkan kemungkinan lain jika keadaan tidak mendukung.
“Kalau masih dalam keadaan sehat, saya akan menggunakan kesempatan ini untuk memenuhi panggilan Allah. Tapi kalau ada kendala, bisa dialihkan ke istri atau keluarga yang lain,” katanya.
Program umrah gratis yang diterima Kamal merupakan bagian dari kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Malinau yang didanai melalui hibah APBD setiap tahunnya. Program ini menyasar berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan keagamaan.
Kisah Kamal menjadi gambaran bagaimana sebuah kesempatan dapat datang tanpa diduga, bahkan di usia senja. Di tengah kegiatan keagamaan yang berlangsung meriah, ia pulang dengan harapan baru untuk menapaki perjalanan spiritual yang selama ini diimpikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....