Tinjau TMMD, Tim Wasev Soroti Dampak Pembangunan Perbatasan

  • 05 Mei 2026 16:07 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Tim Wasev menekankan program TMMD harus tepat guna dan berdampak langsung, dengan melibatkan masyarakat serta menyelesaikan sasaran fisik tepat waktu meski terkendala cuaca.
  • Progres TMMD di Desa Luso masih berjalan bertahap, sebagian sasaran telah rampung dan sisanya dikejar hingga penutupan, serta mendapat apresiasi masyarakat karena dinilai menjawab kebutuhan desa.

‎RRI.CO.ID, Malinau - Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) menyoroti dampak pembangunan bagi masyarakat saat meninjau pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Wilayah Perbatasan Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Selasa (5/5/2026).

‎Ketua Tim Wasev PJO TMMD ke-128, Brigjen TNI Tyas Koesharjadi, menegaskan bahwa seluruh sasaran program harus tepat guna dan memberikan manfaat langsung. Pembangunan yang dilakukan melalui TMMD harus menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah perbatasan.

‎“Yang jelas, pekerjaan TMMD ini yang dilaksanakan pasti berguna bagi masyarakat. Kita ingin hasilnya bisa langsung dimanfaatkan, seperti rumah singgah untuk warga beristirahat atau menyimpan hasil kebun,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan agar pelaksanaan program dioptimalkan dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci keberhasilan program sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

‎“Kita dihadapkan dengan sisa waktu yang ada, sasaran fisik harus selesai tepat waktu. Walaupun kondisi cuaca tidak selalu mendukung, pekerjaan tetap harus dimaksimalkan karena tujuannya untuk masyarakat,” kata Tyas.

‎Selain itu, ia menyoroti pentingnya percepatan pembangunan di wilayah perbatasan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan. Menurutnya, dukungan anggaran yang berkelanjutan sangat dibutuhkan agar pemerataan pembangunan dapat tercapai.

‎“Kalau mau pemerataan, daerah seperti ini harus dipercepat pembangunannya. Percepatan tentu membutuhkan anggaran, dan ini perlu menjadi perhatian bersama,” ucapnya.

‎Sementara itu, Komandan Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, menyampaikan bahwa progres pelaksanaan TMMD masih berjalan dan terus dioptimalkan. Ia menyebut beberapa sasaran telah rampung, sementara lainnya masih dalam proses pengerjaan.

‎“Yang sudah tercapai ada beberapa titik yang sudah 100 persen, dan ada juga yang masih sekitar 50 persen. Karena ini baru berjalan sekitar satu setengah minggu, kami optimalkan sisa waktu agar semua sasaran bisa selesai,” jelasnya.

‎Program TMMD ke-128 di Desa Luso mencakup pembangunan fisik seperti peningkatan badan jalan sepanjang 1.200 meter, pembangunan jembatan ulin, serta rumah singgah. Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa pembangunan rumah tidak layak huni, MCK, sumur bor, hingga semenisasi jalan TPU.

‎Kepala Desa Luso, Benidiktus, mengapresiasi pelaksanaan program TMMD yang dinilai telah menjawab kebutuhan masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut guna mendukung percepatan pembangunan desa.

‎“Kami sangat berterima kasih dengan program TMMD ini. Apa yang kami rencanakan dan usulkan, sebagian sudah terjawab melalui kegiatan ini,” ungkapnya.

‎Ia berharap program serupa dapat berkelanjutan di masa mendatang. “Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan agar pembangunan di desa kami semakin merata,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....