MTQ Ke-22 Malinau Perlombakan Delapan Cabang
- 01 Mei 2026 11:40 WIB
- Malinau
Poin Utama
- MTQ ke-22 tingkat Kabupaten Malinau pada 5-10 Mei 2026 mempertandingkan delapan cabang musabaqah di tiga lokasi di Malinau Kota.
- Ajang ini diikuti sedikitnya 310 peserta dan menjadi seleksi wakil Malinau menuju MTQ tingkat provinsi hingga nasional.
RRI.CO.ID, Malinau - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-22 tingkat Kabupaten Malinau akan mempertandingkan delapan cabang musabaqah pada 5-10 Mei 2026. Kegiatan dipusatkan di tiga lokasi berbeda di wilayah Malinau Kota.
Ketua Panitia MTQ ke-22 Kabupaten Malinau, Sarwani mengatakan pelaksanaan MTQ tahun ini menjadi ajang seleksi peserta terbaik dari seluruh kecamatan. Peserta terbaik nantinya dipersiapkan untuk mewakili Malinau ke tingkat provinsi hingga nasional.
“Tentunya terkait dengan pelaksanaan MTQ ini, kita akan mencari peserta dari seluruh cabang yang insya Allah nanti akan mewakili di tingkat provinsi dan bahkan nanti untuk nasionalnya,” kata Sarwani pada RRI, Jumat (1/5/2026).
Cabang pertama, Musabaqah Tilawah Al-Qur’an. Cabang ini melombakan golongan tartil, tilawah anak-anak, tilawah remaja, tilawah dewasa, dan cacat netra untuk kategori putra-putri.
Selanjutnya, Musabaqah Qira’at Al-Qur’an terdiri dari golongan qira’at mujawwad dewasa, qira’at murattal remaja, dan qira’at murattal dewasa kategori putra-putri.
Pada cabang Musabaqah Hafalan Al-Qur’an, peserta akan mengikuti lomba golongan 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz.
Selain itu, Musabaqah Tafsir Al-Qur’an mempertandingkan tiga golongan, yakni bahasa Arab, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris untuk kategori putra-putri.
Cabang beregu juga turut diperlombakan melalui Musabaqah Fahmil Qur’an dan Musabaqah Syarhil Qur’an. Masing-masing cabang diikuti satu regu berisi tiga orang untuk kategori putra maupun putri.
MTQ ke-22 juga melombakan Musabaqah Karya Tulis Ilmiah (KTI) Al-Qur’an kategori putra dan putri. Panitia mencatat sudah 310 peserta dari berbagai cabang lomba telah mendaftar sejauh ini.
Sementara cabang seni kaligrafi atau Musabaqah Khattil Al-Qur’an terdiri dari golongan naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer kategori putra-putri.
Pelaksanaan lomba dibagi ke tiga lokasi. Masjid At-Tauhid Malinau Kota sebagai arena utama menjadi lokasi pembukaan, penutupan, serta cabang tilawah dan tartil.
Balai Diklat BKPP menjadi lokasi cabang fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Adapun MTsN Malinau digunakan untuk pelaksanaan cabang khattil Qur’an atau kaligrafi.
Melalui pelaksanaan MTQ ke-22, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap lahir qari, qariah, hafiz, dan peserta terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah di ajang lebih tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....