Salah satu perahu yang melayani warga baik yang baru datang maupun yang berangkat ke Malinau. (Foto: RRI Malinau/Widayat)
RRI.CO.ID, Malinau – Banjir yang melanda wilayah Malinau ternyata membawa berkah tersendiri bagi para pemilik perahu. Enam unit perahu dengan ukuran bervariasi dari 4 hingga 7 meter kini aktif melayani calon penumpang speedboat yang terhalang genangan air.
Hal ini disampaikan oleh Aming, warga Malinau Kota yang merupakan salah satu penyedia jasa angkutan perahu tersebut. Menurutnya, jasa ini menawarkan tarif yang cukup terjangkau bagi masyarakat, yaitu berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang, termasuk biaya pengangkutan barang.
Jarak tempuh yang dilayani oleh para pemilik perahu ini mencapai 100 hingga 150 meter, dari akses jalan yang masih bisa dilalui kendaraan menuju ruang tunggu pelabuhan. Layanan ini menjadi solusi praktis bagi penumpang speedboat yang akan berangkat maupun tiba dengan rute Malinau-Tarakan atau sebaliknya.
"Alhamdulillah, bisa nambah pendapatan keluarga lah mas," ujarnya.
Kehadiran jasa angkutan perahu ini juga mendapat respon positif dari warga. Juniandi, warga Tanjung Belimbing, mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut. "Meskipun harus mengeluarkan biaya hingga Rp15.000, ia menganggap hal itu sebanding dengan manfaatnya, yaitu bisa menghindari genangan air banjir serta menjaga barang-barangnya agar tidak basah," katanya.
Ide kreatif para pemilik perahu untuk memanfaatkan situasi banjir ini tidak hanya membantu masyarakat dalam mobilitas. "Tetapi juga menjadi sumber penghasilan tambahan yang berarti bagi mereka di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu," tukasnya.(*)