Debit Air Naik, Halaman Warga di Tanjung Lapang Tergenang

  • 18 Mar 2026 14:34 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Debit air meningkat di wilayah Limbu Mas, Malinau Barat.
  • Genangan mulai masuk ke halaman rumah warga dan menggenangi badan jalan.
  • Wilayah tersebut merupakan langganan banjir saat curah hujan tinggi.
  • Arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif menuju Kantor Camat.

RRI.CO.ID, Malinau – Peningkatan debit air berpotensi banjir terjadi di wilayah rawan genangan Limbu Mas, RT 14 Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Rabu (18/3/2026). Sejak pukul 06.00-14.30 WITA, air telah menggenangi rumah warga dan permukaan jalan raya.

Ketinggian air di badan jalan diperkirakan mencapai sekitar 30 sentimeter, mulai mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.

Ketua RT 14 Desa Tanjung Lapang, Ibrahim, mengatakan kenaikan debit air sudah terjadi sejak pagi hari. “Kenaikan debit air mulai terjadi sekitar pukul 06.00 WITA dan terus meningkat hingga siang,” ujar Ibrahim.

Ia menjelaskan, wilayah tersebut memang termasuk daerah langganan banjir setiap kali curah hujan meningkat. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah mengalihkan arus lalu lintas dari jalur utama ke jalur alternatif guna menghindari risiko bagi pengguna jalan.

“Kami sudah mengalihkan arus lalu lintas ke jalur belakang menuju Kantor Camat untuk mengantisipasi kondisi yang memburuk,” katanya.

Pengalihan arus juga dilengkapi dengan pemasangan plang penunjuk arah di dua titik strategis. “Penunjuk arah dipasang di atas jembatan dan simpang empat Lapangan Borneo agar pengendara tidak melintas di jalur yang tergenang,” ucapnya.

Menurut Ibrahim, peningkatan debit air kali ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Malinau. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir apabila curah hujan masih terus berlangsung.

Kondisi serupa terjadi di kawasan Tanjung Belimbing RT 10 Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota. Warga melaporkan adanya peningkatan debit air di halaman rumah.

“Ini udah lumayan tinggi di halaman rumah saya, sudah sampai mata kaki, saya pantau dari sekitar jam dua belas siang tadi,” ungkap Fajar, warga Malinau Hulu.

Pemerintah setempat terus memantau perkembangan kondisi debit air guna memastikan keselamatan warga dan kelancaran aktivitas di wilayah tersebut. (Ading/sti)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....