Petugas Dikerahkan Tangani Dampak Tanah Longsor di Lung Barang
- 18 Mar 2026 11:46 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Penanganan difokuskan pada pembersihan material dan bantuan kebutuhan dasar.
- Longsor dipicu curah hujan tinggi di wilayah tersebut.
- Tidak ada korban jiwa, namun warga sempat panik saat kejadian.
- Terdapat 4 rumah terdampak.
- Pembersihan melibatkan BPBD dan instansi teknis
- Bantuan darurat berupa makanan, selimut, dan kebutuhan dasar mulai disalurkan.
RRI.CO.ID, Malinau – Petugas gabungan dikerahkan menangani dampak tanah longsor di Desa Lung Barang, Kecamatan Mentarang Hulu. Fokusnya pada pembersihan material serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
Longsor dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan material tanah dari bagian belakang permukiman runtuh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga sempat panik saat kejadian.
Camat Mentarang Hulu, Paris, kepada RRI mengatakan, insiden yang terjadi pada Senin (16/3/2026) pukul 22.00 WITA. Bencana ini mengakibatkan kerusakan pada empat rumah warga serta sejumlah titik infrastruktur jalan.
“Longsor terjadi di belakang rumah tenaga kesehatan. Ada tiga rumah terdampak, ditambah satu rumah di sekitar SMA, total empat rumah. Kerusakan terjadi di bagian dapur, sedangkan bagian dalam rumah dipenuhi sedimen lumpur,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Warga terdampak kini masih mengungsi sementara di rumah warga sekitar sambil menunggu proses pemulihan. Upaya pembersihan melibatkan BPBD dan instansi teknis. “Kita sudah siapkan penanganan bersama BPBD dan PU, tapi kondisi hujan belum memungkinkan untuk bekerja maksimal. Jadi kita kerjakan yang bisa dilakukan terlebih dahulu,” jelasnya.
Selain permukiman, longsor juga berdampak pada akses jalan di wilayah tersebut. “Terdapat tiga titik terdampak, termasuk akses jalan, tertutup sedimen,” imbuh Paris.
Sebagai langkah tanggap darurat, bantuan logistik mulai disalurkan kepada warga terdampak.
“Hari ini kita salurkan bantuan dari pemerintah daerah untuk jangka pendek, seperti makanan. BPBD juga sudah menyalurkan selimut dan kebutuhan dasar lainnya,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kondisi hujan masih berpotensi memicu longsor susulan, jadi masyarakat harus lebih berhati-hati,” tuturnya. (Ading/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....