Contoh Penguatan Literasi, Kemendikdasmen Sambangi TBM Kuala Lapang
- 05 Feb 2026 18:57 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar serta Menengah (Kemendikdasmen) melakukan kunjungan kerja ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cerdas Ceria di Desa Kuala Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kamis (5/2/2026).
Kunjungan dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan penguatan literasi berbasis kolaborasi di tingkat desa.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaring praktik yang tumbuh dari masyarakat.
Menurutnya, TBM Kuala Lapang menunjukkan kolaborasi yang baik antara satuan pendidikan, masyarakat, dan pemerintah desa. “Tujuan kami ke sini untuk melihat langsung praktik baik kolaborasi antara satuan pendidikan, Taman Bacaan Masyarakat, dan pemerintahan desa dalam meningkatkan literasi anak,” ujarnya, saat ditemui dalam kunjungan.
Rombongan meninjau aktivitas anak-anak yang memanfaatkan TBM sebagai ruang belajar setelah jam sekolah. Hafidz menilai kondisi tersebut menjadi pemandangan yang tidak umum di tengah tingginya penggunaan gawai pada anak. “Anak-anak setelah pulang sekolah bukan asik dengan gawainya, namun bisa belajar bersama di sini,” katanya.
Ia juga menyoroti bagaimana proses membaca mampu membentuk daya nalar anak dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Hafidz mencontohkan pemahaman anak-anak mengenai pelestarian pohon lembesu sebagai hasil pembelajaran dari buku dan lingkungan. “Dengan membaca, mereka bisa memahami dampak lingkungan dan belajar dari kearifan lokalnya,” ucapnya.
Selain aspek pembelajaran, kunjungan ini juga menyoroti dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah setempat. Hafidz mengapresiasi alokasi dana dari tingkat RT hingga kabupaten untuk pengembangan TBM. “Ini praktik baik yang luar biasa karena dukungan datang dari masyarakat dan pemerintahan desa,” tuturnya.
Melalui kunjungan tersebut, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa berharap model pengelolaan TBM di Kuala Lapang dapat menjadi rujukan bagi desa lain. Kunjungan ini dinilai penting untuk memperluas praktik literasi berbasis komunitas di berbagai wilayah. (Ading/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....