Gubernur Kaltara Buka Peringatan Hari Desa Nasional di Malinau
- 28 Jan 2026 13:17 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang membuka Peringatan Hari Otonomi Desa Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026 di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Rabu (27/1/2026). Kegiatan dipusatkan di Lapangan Ulung Buaya.
Zainal menegaskan desa kini menjadi garda terdepan pembangunan nasional. “Paradigma pembangunan desa, telah bergeser dari wilayah pinggiran menjadi pusat kekuatan sosial, ekonomi, dan budaya bangsa,” ujarnya.
Gubernur Kaltara ini juga menyampaikan tantangan pemerintah desa di Kalimantan Utara tidak lagi sebatas pembangunan fisik. Desa dituntut membangun kapasitas sumber daya manusia serta ekosistem masa depan yang berkelanjutan.
Ia menekankan peran desa sebagai pusat inovasi, pusat pangan, sekaligus penjaga kelestarian lingkungan. Penguatan ekonomi desa melalui hilirisasi produk unggulan dinilai menjadi kunci kemandirian desa.
“Desa tidak boleh hanya menjual bahan mentah. Hilirisasi produk unggulan harus diperkuat melalui BUMDes dan koperasi desa agar tercipta nilai tambah,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti peran strategis desa dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia mengajak seluruh kepala desa memastikan keberlanjutan lahan pertanian serta pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana.
“Desa adalah garda terdepan ketahanan pangan. Sumber daya alam yang melimpah harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran desa dan generasi mendatang,” ucapnya.
Secara umum, Gubernur menyebut perkembangan desa di Kalimantan Utara menunjukkan kemajuan signifikan. Jumlah desa tertinggal terus menurun, sementara desa mandiri terus bertambah.
“Desa sangat tertinggal sudah tidak ada. Kalau desa tertinggal, dari dua ratusan desa, sekarang tinggal sekitar 60 desa saja,” katanya saat ditemui usai acara pembukaan.
Ia optimistis ke depan Kalimantan Utara dapat menghapus status desa tertinggal sepenuhnya. Inovasi aparatur desa dinilai menjadi faktor utama percepatan pembangunan.
Peringatan Hari Otonomi Desa 2026 diisi dengan dua rangkaian kegiatan utama yakni pameran produk desa dan Seminar Nasional desa.
Pantauan RRI, sebanyak 36 stan pameran desa berpartisipasi dalam pameran tersebut. Pameran menampilkan produk unggulan, inovasi, serta potensi lokal desa dan dijadwalkan berlangsung hingga 30 Januari 2026.
Peringatan Hari Otonomi Desa Provinsi Kalimantan Utara 2026 diharapkan memperkuat sinergi pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa dalam mewujudkan kemandirian serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....