Wujudkan Kemandirian Lingkungan, KHN Resmikan GBS “Hijau Muda”
- 24 Jan 2026 07:54 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau: Gedung Bank Sampah (GBS) “Hijau Muda” di RT 05 Desa Harapan Maju, Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara yang dibangun PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN) diresmikan Kamis (23/1/2026). Peresmian yang berlangsung di depan Gedung Bank Sampah “Hijau Muda” tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan fasilitas Bank Sampah kepada Pemerintah Desa Harapan Maju untuk dikelola secara mandiri oleh masyarakat.
Gedung Bank Sampah ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KHN melalui payung program KHN Lestari, yang dilaksanakan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malinau.
Hambar Endro Prabowo, Manager Stakeholder Management KHN menegaskan, diresmikannya Gedung bank sampah ini wujud komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. “Kehadiran Bank Sampah “Hijau Muda” merupakan wujud komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar proyek,” kata Hambar Endro Prabowo mengutif dari pijar.com.
Program ini, katanya, komitmen PT KHN dalam pengelolaan sampah desa telah dimulai sejak tahun 2023 lalu. Yakni melaui pembentukan pengurus dan pengaktifan Bank Sampah Unit Desa di Desa Harapan Maju dan Desa Paking, dua desa yang berada paling dekat dengan proyek PLTA Mentarang Induk.
Program pengelolaan bank sampah ini lebih difokuskan pada peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat, pengurangan pencemaran sampah rumah tangga. “Khususnya di sungai, serta pengembangan ekonomi sirkular berbasis daur ulang,” terangnya.
Menurutnya, pengelolaan sampah ini melalui bank sampah ini adalah penerapan program nasional yang sangat baik. Karena itu, PT KHN berkomitmen untuk terus mendampingi warga Desa Harapan Maju dan Desa Paking melalui program-program yang mendorong keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Dengan bimbingan dari DLH Malinau, kami berharap fasilitas ini dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus praktik pengelolaan sampah yang konsisten dan berkelanjutan bagi warga,” tukasnya.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....