Muslim Dilarang Merasa Lebih Baik Dari Orang Lain

  • 08 Mar 2026 15:13 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Momentum Ramadan diharapkan dapat memperkuat nilai keimanan dan memperbaiki akhlak setiap umat muslim. Salah satunya agar tidak memiliki sifat merasa lebih baik dari orang lain.

Pesan itu disampaikan Ustad Ehmed Qosim yang menjadi nara sumber Dialog Ramadan RRI Malinau, belum lama ini.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dalam berbuat kebaikan, terutama selama bulan Ramadan. Seseorang yang berusaha menjadi baik tidak seharusnya merasa dirinya lebih dari orang lain. “Ramadan mengajarkan kita untuk memperbaiki diri. Namun ketika kita merasa paling baik, di situlah kesombongan bisa muncul tanpa kita sadari,” ujarnya.

Ustad Ehmed Qosim menjelaskan bahwa inti dari ibadah bukan hanya menjalankan kewajiban seperti puasa dan salat. Tetapi juga membentuk sikap rendah hati, saling menghargai serta tidak mudah menghakimi orang lain.

Umat Islam hendaknya menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri. Dengan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan kepedulian sosial, diharapkan kualitas keimanan maupun akhlak dapat semakin baik.

Dialog Ramadan juga menjadi sarana edukasi keagamaan bagi masyarakat agar dapat memahami nilai-nilai Islam yang menekankan sikap tawadhu atau rendah hati dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui tema “Menjadi Baik Tanpa Merasa Lebih Baik”, diharapkan masyarakat dapat berbuat kebaikan dengan penuh keikhlasan serta menjauhi sikap merasa paling benar atau paling suci dibandingkan orang lain. (Ryan/sti)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita