Puasa Jadi Sarana Detoksifikasi Tubuh
- 07 Mar 2026 09:29 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, MALINAU – Ibadah puasa bukan sekadar menjalankan kewajiban religius menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menjadi sarana medis yang efektif untuk pembersihan tubuh secara menyeluruh.
Hal ini disampaikan oleh Ners Putri Angraini Setianingrum, S.Kep. dalam dialog Ramadhan bertajuk "Puasa Sehat Tanpa Drama Kesehatan" di RRI SP Malinau, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa durasi puasa sekitar 12 jam memberikan kesempatan langka bagi organ-organ vital untuk beristirahat dan melakukan proses detoksifikasi atau pembuangan racun.
Menurutnya selama sebelas bulan tubuh terus-menerus mengolah makanan, sering kali tanpa memperhatikan kualitas nutrisi yang masuk. Saat berpuasa, sistem pencernaan seperti lambung dan usus halus mendapatkan waktu untuk berhenti sejenak dari aktivitas berat.
"Puasa sangat bermanfaat untuk memicu detoksifikasi, yaitu membuang racun yang ada pada tubuh kita. Selain itu, puasa juga memperbaiki sel-sel tubuh dan mengontrol kadar gula darah melalui perbaikan metabolisme," beber Ns. Putri.
Selain itu proses detoksifikasi ini secara spesifik melibatkan organ hati yang bekerja maksimal menyaring zat sisa saat beban pencernaan berkurang. Ketika cadangan glukosa dalam darah habis, hati akan memecah cadangan lemak untuk diubah menjadi energi. Proses pembakaran lemak inilah yang membantu meluruhkan racun-racun yang mengendap di jaringan tubuh.
Selain hati, pankreas juga mengalami fase istirahat dalam memproduksi insulin. Kondisi ini memungkinkan tubuh melakukan regenerasi fungsi metabolisme sehingga kadar gula darah tetap stabil dan fungsi endokrin terjaga dengan baik. (Eni/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....