Ramadan Hemat di Malinau: Belanja Sembako Serasa Dapat Diskon

  • 05 Mar 2026 05:43 WIB
  •  Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malinau menggelar kegiatan Pasar Ramadhan yang bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malinau bertempat di halaman kantor Desa Kec.Malinau Kota, Rabu (04/03/2026) pagi.

Pasar Ramadan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta meringankan beban masyarakat selama ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul fitri.

Kepala Disperindag Kabupaten Malinau, Sergius S.Hut., mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Malinau dan telah memasuki hari kedua pelaksanaannya.

"Kegiatan pasar ramadhan ini juga instruksi dari Bupati Malinau agar tetap di gelar untuk membantu meringankan beban keluarga untuk mendapatkan barang kebutuhan rumah tangga masyarakat dengan harga jual disubsidi yang terjangkau," kata Sergius disela kesibukannya menyiapkan berbagai kesiapan para ramadhan tersebut.

Dikatakan Sergius, pasar murah hari ke-2 ini berlokasi di empat titik dan dua kecamatan, hasil kolaborasi antara Disperindag bersama Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan dan Gabungan Organisasi Wanita.

"Kolaborasi antar organisasi ini sangat membantu Disperindag dalam mendistribusikan bahan pangan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Adapun bahan pokok yang disediakan antara lain sebut Sergius, beras, telur, gula, bawang merah, bawang putih dan minyak goreng.

"Harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasar, dengan selisih sekitar Rp.2.000 hingga Rp10.000 dan bahkan ada yang sampai Rp15.000. Sebagai contoh, harga telur ayam di pasaran mencapai Rp65.000 per piring, sementara di pasar murah dijual Rp50.000 per piring", ucap Sergius.

Sergius juga menambahkan terkait perkembangan harga secara umum terjadi kenaikan menjelang awal Ramadan, namun tidak signifikan yang disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat dan pasokan dari luar daerah yang kurang lancar.

"Pemerintah daerah berharap kegiatan pasar murah ini dapat terus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," tukasnya.(*)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....