Wabup Tekankan Masyarakat Harus Tahu Arah Kebijakan Pembangun Daerah

  • 25 Feb 2026 05:47 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau –Kunjungan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Malinau 1447 HIjriyah/2026 Masehi, Selasa (24/2/2026) dipusatkan di Masjid Adzikri, Desa Salap, Kecamatan Malinau Utara. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si yang berangkat dari rumah dinas Wakil Bupati Malinau Jl Pusat Pemerintahan, Tanjung Belimbing, Desa Malinau Hulu.

Memulai sambutannya, Wakil Bupati Malinau menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum istimewa bagi umat Islam. Pemerintah Kabupaten Malinau ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memperkuat silaturahmi dengan masyarakat. Selain itu juga untuk menyatukan langkah dalam membangun daerah di Bumi Intimung, Malinau ini.

“Melalui Safari Ramadhan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih erat antara pemerintah dan Masyarakat. Sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan dan harapan warga,” kata Wakil Bupati Malinau, Jakaria dihadapan jamaah masjid Adz-Zikri Desa salap, Kecamatan Malinau Utara dan rombongan safari ramadan Pemkab Malinau yang dipimpinnya.

Jakaria mengatakan, Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang diskusi langsung antara pemerintah dan masyarakat. “Tujuan kami datang agar bisa berdiskusi langsung. Karena dari diskusi itulah kita bisa menemukan berbagai aspirasi untuk pembangunan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jakaria menekankan bahwa tahun 2026 merupakan masa periode kedua kepemimpinannya bersama Bupati Malinau dengan visi dan misi yang telah diperbarui. “Jadi, sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui arah kebijakan pembangunan ke depan,” tegas Mantan Camat Malinau Utara ini.

Karenanya, Wabup juga meminta camat hingga pemerintah desa dan RT untuk aktif menyampaikan berbagai program inovasi daerah kepada masyarakat, mengingat seluruh program tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Malinau.

“Beberapa program prioritas yang menjadi perhatian di antaranya Smart Government dan pertanian sehat. Jika pada periode sebelumnya fokus pada pembukaan lahan serta dukungan alat berat yang telah disalurkan ke kecamatan-kecamatan, maka pada periode saat ini pemerintah lebih menitikberatkan pada peningkatan hasil dan kualitas produk pertanian,” kata Wabup.

Sementara itu, melalui konsep Smart Government, pemerintah berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berbasis teknologi informasi. “Seluruh kegiatan dan pengelolaan anggaran daerah akan terkomunikasikan secara terbuka kepada Masyarakat,” tukasnya.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....