Pesantren Kilat Dinilai Selaras dengan Program Malinau Maju
- 24 Feb 2026 21:30 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau mengapresiasi penyelenggaraan pesantren kilat Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) yang dipusatkan di Masjid Agung Darul Jalal, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang diikuti 800 pelajar ini dinilai sejalan dengan program wajib belajar "Malinau Maju", sebagai salah satu dari lima program unggulan daerah.
"Peserta kegiatan berasal dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK hingga sekolah luar biasa. Pelaksanaan pesantren kilat diagendakan sedikitnya tiga hari, oleh masing-masing sekolah pasca pembukaan," ujar Ketua Dewan Pengurus Daerah AGPAII Malinau, Hartono Ahmad Van Gobel kepada RRI.
Sementara, Wakil Bupati Malinau, Jakaria menegaskan pemerintah daerah memberikan apresiasi atas inisiatif para guru agama.
Menurutnya, pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas akademik.
“Pemerintah memberikan apresiasi karena ini sejalan dengan program Wajib Belajar Malinau Maju. Ilmu yang tinggi tanpa didukung akhlak mulia tidak akan bermanfaat,” tegasnya.
Pesantren kilat menjadi sarana membina akhlak generasi muda Islam di Kabupaten Malinau. Materi yang diberikan para guru dinilai mampu memperkuat iman dan karakter peserta didik.
Ia menekankan pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual. Akhlak yang baik menjadi fondasi agar ilmu tidak disalahgunakan.
“Ilmu tanpa akhlak bisa menjadi bumerang dan merugikan masyarakat. Karena itu kegiatan seperti ini sangat luar biasa dan sangat bagus,” tutur Jakaria. (Ading/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....