Keistimewaan dan Keutamaan Bulan Suci Ramadan
- 24 Feb 2026 08:33 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malinau terus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat melalui rangkaian agenda religi di bulan suci. Terbaru, Pemda Malinau sukses melaksanakan kegiatan Safari Ramadan kedua yang dipusatkan di Masjid Nur Hidayah, Desa Solok, Kecamatan Malinau Selatan Hilir, pada Senin 24 Februari 2026 malam.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh khidmat ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dirancang khusus oleh Pemda Malinau sebagai jembatan komunikasi langsung antara pihak eksekutif dengan warga di tingkat desa selama bulan puasa.
Pada pertemuan kali ini, panitia mengusung tema besar bertajuk “Keistimewaan dan Keutamaan Bulan Suci Ramadan.” Pemilihan tema ini bertujuan untuk memberikan penyegaran rohani bagi umat Muslim di Kecamatan Malinau Selatan Hilir agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan pemahaman spiritual yang lebih mendalam.
Guna mengupas tuntas tema tersebut, Pemda Malinau menghadirkan Ustad Susilo sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, Ustad Susilo memaparkan secara rinci mengenai berbagai kemuliaan yang terkandung di dalam bulan Ramadan, yang menurutnya tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya dalam kalender Hijriah.
Ustad Susilo menjelaskan bahwa salah satu keistimewaan utama Ramadan adalah peristiwa turunnya Al-Qur’an (Nuzulul Qur'an) sebagai kompas kehidupan manusia. Selain itu, ia menekankan janji Allah SWT mengenai pelipatgandaan pahala bagi setiap amal kebajikan serta kehadiran malam Lailatul Qadar yang kemuliaannya setara dengan seribu bulan.
“Ramadan adalah bulan penuh ampunan sekaligus madrasah atau bulan pendidikan bagi jiwa setiap mukmin. Siapa pun yang menjalankan ibadah di bulan ini dengan landasan iman dan keikhlasan yang murni, maka Allah SWT menjanjikan penghapusan dosa-dosa di masa lalu,” urai Ustad Susilo di hadapan jamaah yang memadati masjid.
Menutup rangkaian tausiyahnya, ia mengajak seluruh masyarakat Desa Solok untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas di bulan suci ini. Ia mengimbau jamaah untuk terus meningkatkan intensitas ibadah, memperkokoh persaudaraan antarwarga, serta mempertebal empati sosial melalui santunan kepada kaum dhuafa dan mereka yang membutuhkan bantuan. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....