Jelang Ramadan, Kemenag Persiapkan Safari hingga Program Sekolah
- 09 Feb 2026 13:50 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malinau mulai mematangkan persiapan menyambut Ramadan 1447 Hijriah melalui sejumlah agenda keagamaan dan edukasi.
Safari Ramadan dengan konsep tarawih keliling serta program pembinaan di sekolah menjadi fokus pembahasan tahun ini.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malinau, Sapriansyah Alie, menyampaikan bahwa rapat tahap pertama telah menghasilkan kesepakatan pelaksanaan Safari Ramadan.
Kegiatan tersebut berbentuk tarawih keliling dari masjid ke masjid yang menjadi agenda kolaborasi bersama pemerintah daerah. “Yang pertama sudah kita sepakati bahwa kita akan mengadakan Safari Ramadan. Bentuknya tarawih dari masjid ke masjid,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Pelaksanaan Safari Ramadan diperkirakan dimulai setelah masa libur awal Ramadan berakhir. Berdasarkan estimasi sementara, kegiatan kemungkinan berlangsung mulai 24 Februari hingga pertengahan Maret, menyesuaikan dengan aktivitas yang kembali berjalan. Penentuan jadwal resmi masih menunggu keputusan lanjutan serta acuan dari Kemenag pusat terkait penetapan awal puasa Ramadan.
Rapat tahap kedua direncanakan membahas hal tersebut sekaligus agenda lain yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah Ramadan. Selain kegiatan ibadah di masyarakat, program edukasi keagamaan di sekolah juga menjadi perhatian. Kegiatan seperti pesantren kilat tetap dilaksanakan selama Ramadan, dengan konsep yang disesuaikan oleh masing-masing sekolah dan madrasah.
Program tersebut dapat meliputi pendalaman Al-Qur’an, khataman, kajian bersama ustaz, hingga kegiatan ibadah malam. “Pengaturannya diserahkan kepada sekolah atau madrasah masing-masing sesuai kebijakan panitia,” jelasnya.
Terkait jadwal libur awal Ramadan diperkirakan berlangsung pada 16-23 Februari. Kegiatan belajar kembali berjalan mulai 24 Februari-15 Maret sebelum memasuki libur Idul Fitri.
Sementara itu, penentuan kadar zakat dijadwalkan menjelang sepuluh hari terakhir Ramadan melalui koordinasi Kementerian Agama bersama Baznas, MUI, serta organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dan NU.
Hasil keputusan nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat. Melalui rangkaian persiapan ini, diharapkan pelaksanaan Ramadan di Kabupaten Malinau dapat berjalan tertib, khusyuk, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. (Ading/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....