Pastikan Bantuan Tepat, Rumah Warga Miskin Dipasang Stiker
- 19 Des 2025 14:25 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau: Persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Kalimantan Utara. Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengungkapkan bahwa berdasarkan data terbaru, terdapat sekitar 5.000 kepala keluarga (KK) di wilayahnya yang masih terkategori miskin.
"Data menunjukkan masih ada sekitar 5.000 kepala keluarga yang tergolong miskin. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Ke depan, validasi data akan terus kita benahi agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran," ujar Bupati Wempi saat memberikan sambutan pada Puncak Perayaan Natal Pemkab Malinau di Panggung Kesenian Padan Liu’ Burung, Kamis (18/12/2025) malam.
Sebagai langkah konkret intervensi program, Pemkab Malinau berencana melakukan pemasangan stiker penanda pada rumah keluarga yang terdata miskin. Langkah ini diambil untuk memudahkan pemetaan dan memastikan efektivitas bantuan sosial.
Bupati Wempi menargetkan dalam empat tahun ke depan, ribuan keluarga tersebut dapat keluar dari garis kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan. “Kita ingin memastikan data akurat sehingga intervensi tepat. Semua pihak harus terlibat agar kemiskinan ini bisa kita entaskan,” tegas mantan Ketua DPRD Malinau dua periode tersebut.
Di penghujung sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan dalam pelayanan pemerintahan sepanjang tahun 2025. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk menyongsong tahun baru 2026 dengan semangat persatuan.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya memohon maaf jika masih ada kekurangan pelayanan di tahun 2025. Mari kita sambut 2026 dengan kekompakan dan kebersamaan untuk membangun Malinau yang lebih baik,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....