KONI Kaltara Validasi Regulasi dan Kesiapan Porprov di Malinau
- 14 Sep 2026 16:05 WIB
- Malinau
Poin Utama
- KONI Provinsi Kalimantan Utara mengadakan Rapat Koordinasi Teknis untuk validasi regulasi dan evaluasi kesiapan pelaksanaan Porprov di Kabupaten Malinau.
- Rakornis dibuka secara resmi oleh Bupati Malinau Wempi W Mawa pada hari Senin 14 September 2026 di halaman Kantor Bupati Malinau.
- Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional yang melibatkan koordinasi teknis antar pemangku kepentingan olahraga.
RRI.CO.ID, Malinau - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Utara memvalidasi regulasi sekaligus mengevaluasi kesiapan teknis pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) di Kabupaten Malinau.
Rakornis dibuka secara resmi oleh Bupati Malinau Wempi W Mawa dalam rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di halaman Kantor Bupati Malinau, Senin (14/9/2026).
Wakil Ketua I KONI Provinsi Kalimantan Utara, Wiyono Adie, mengatakan Rakornis merupakan bagian dari tahapan penyelenggaraan Porprov yang telah masuk dalam timeline persiapan.
Menurutnya, pembahasan dalam Rakornis lebih difokuskan pada aspek teknis, termasuk cabang olahraga yang dipertandingkan, kelas pertandingan, hingga berbagai hal yang perlu dipersiapkan oleh masing-masing pihak.
"Ini sebuah proses, sebuah tahapan kegiatan yang namanya penyelenggaraan pekan olahraga. Kemudian ini sudah masuk dalam timeline. Kalau kita menuju Porprov, ada tahapan-tahapannya. Hari ini kita lebih banyak berbicara tentang teknis," kata Wiyono pada RRI di Kantor Bupati Malinau, Senin (14/9/2026).
Ia menjelaskan, Rakornis diperlukan untuk memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh peserta mengenai sistem dan aturan yang akan diterapkan dalam penyelenggaraan Porprov.
"Kita lebih banyak memberikan input terkait cabang olahraga yang dipertandingkan, kemudian kelas tanding, apa yang harus dipersiapkan dan lain sebagainya. Ini supaya memberikan gambaran kepada peserta bahwa sistem dan rulenya seperti itu," ujarnya.
Rakornis juga menjadi bagian dari proses pembekalan penggunaan sistem teknologi informasi kepada tim dari kabupaten dan kota. Meski begitu, Wiyono menegaskan, Rakornis belum menjadi tahap finalisasi seluruh data pertandingan.
"Ini baru Rakornis. Setelah Rakornis nanti ada namanya RDE, RDRM, dan CDM. Itu sudah berbicara fix yang berkaitan dengan kegiatan, termasuk entry by sport, entry by class, dan entry by name," jelasnya.
Karena itu, validasi regulasi menjadi salah satu tahapan penting dalam Rakornis. Wiyono mengatakan seluruh aturan perlu diperiksa dan disepakati sejak awal agar tidak menimbulkan persoalan setelah Porprov berlangsung.
"Hari ini evaluasi secara komprehensif apa yang menjadi sebuah regulasi tentang pelaksanaan Porprov. Kita harus validasi secara keseluruhan sehingga tidak timbul masalah-masalah setelah penyelenggaraan Porprov," katanya.
Rakornis dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Hari pertama difokuskan pada pembahasan teknis umum penyelenggaraan Porprov, sementara hari berikutnya diisi dengan pembekalan dan peninjauan langsung venue pertandingan.
"Kita combine. Hari ini kita usahakan teknis yang terkait secara umum penyelenggaraan Porprov. Kemudian besok itu pembekalan. Termasuk kunjungan on the spot ke venue," tutur Wiyono.
Melalui peninjauan langsung tersebut, para ketua umum KONI kabupaten dan kota di Kalimantan Utara akan melihat kondisi venue yang dipersiapkan, sehingga memiliki gambaran lebih jelas mengenai lokasi pertandingan.
Terkait kesiapan venue di Malinau, Wiyono menyebut KONI Kaltara telah melakukan peninjauan pada Juni dan Agustus 2026. Secara umum, kesiapan venue dinilai terus menunjukkan perkembangan positif.
"Artinya secara keseluruhan venue sudah on progress, sudah bagus, sudah siap. Tetapi ada beberapa cabang olahraga yang kelihatannya masih harus finishing, yang ditargetkan bulan Oktober," pungkasnya.
Sementara itu, Poprov II Kaltara dijadwalkan dibuka pada November 2026 mendatang. Panitia Kabupaten Malinau hari ini juga resmi meluncurkan logo dan maskot Poprov sebagai bagian dari kesiapan pelaksanaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....