Pelti Malinau Gelar Pelatihan Pelatih ITF, Dikuti 24 Peserta
- 15 Mei 2026 13:58 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Sebanyak 24 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Utara (Kaltara) serta peserta undangan dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengikuti pelatihan pelatih Tenis Lapangan Tingkat dlDasar (TLTD) International Tennis Federation (ITF) pada 14-17 Mei di Kabupaten Malinau.
Kabupaten Malinau menjadi daerah pertama di Kaltara yang menggelar pelatihan sertifikasi pelatih ITF ini.
Ketua Pelti Malinau, Salauwati, S.E., M.Si mengungkapkan, kegiatan berlangsung 4 hari dengan menghadirkan instruktur resmi dari Pengurus Pusat (PP) Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti). "Peserta terdiri dari Kabupaten Bulungan sebanyak 8 orang, Malinau 5 orang, Kota Tarakan 5 orang, Berau 3 orang, Nunukan 2 orang, dan Tana Tidung 1 orang," ujarnya saat membuka acara, Kamis (14/5/2026) malam.
Pelaksanaan pelatihan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan olahraga tenis lapangan di wilayah Kaltara. "Pelatihan sertifikasi ITF level dasar ini baru pertama kali dilaksanakan di Kalimantan Utara. Antusias peserta sangat tinggi, namun karena kuota dari PP Pelti Pusat terbatas, maka peserta dibatasi hanya 24 orang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya pelatih tenis agar pembinaan atlet di daerah dapat berjalan lebih baik dan terarah. "Kami berharap seluruh peserta nantinya dapat memberikan kontribusi dalam pembinaan tenis lapangan, baik di Kaltaea maupun Kalimantan Timur,” katanya.
Bidang Pembinaan dan Kepelatihan PP Pelti, Ghofar Ismail, menyebut langkah Pelti Malinau patut diapresiasi karena berani menghadirkan pelatihan berskala nasional di daerah.
Menurutnya, keberadaan pelatih bersertifikat menjadi kunci dalam membangun pembinaan atlet usia muda. “Dari pelatihan ini nantinya akan lahir pelatih-pelatih tingkat dasar yang bisa melanjutkan ke level lebih tinggi hingga level internasional,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal munculnya atlet-atlet tenis berbakat dari Kaltara. "Semoga ke depan lahir pemain-pemain muda potensial dari Malinau dan daerah lainnya yang mampu bersaing di tingkat nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, peserta asal Kabupaten Berau, Septian Aditya, mengaku bangga dapat mengikuti pelatihan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas undangan dari Kabupaten Malinau. Harapannya ilmu yang didapat di sini bisa kami bagikan kembali kepada teman-teman dan calon atlet di Berau,” tuturnya.
Pelatihan ini sekaligus menjadi ajang mempererat sinergi pembinaan olahraga tenis antar daerah di Kalimantan. Selain itu juga membuka peluang pengembangan atlet tenis usia muda di wilayah perbatasan. (Dayat)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....