Wujudkan Prestasi Olahraga, Tiga Aspek Pengembangan jadi Sorotan
- 25 Mar 2025 13:02 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau: Tiga aspek utama pengembangan prestasi olahraga daerah disoroti dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Malinau 2025, yakni pemetaan potensi olahraga, penyediaan fasilitas, serta pembinaan dan dukungan pembiayaan.
Bupati Malinau, Wempi W Mawa, dalam agenda tersebut menegaskan bahwa tiga pilar ini menjadi kunci dalam mencetak atlet-atlet berprestasi dan mengembangkan olahraga. Ia menekankan bahwa keberhasilan olahraga Malinau bergantung pada bagaimana setiap pihak mengambil peran dalam ekosistem olahraga.
"Ada tiga hal yang menjadi komitmen kita bersama. Pertama, kita harus mampu memetakan seluruh potensi olahraga di Malinau. Kedua, memastikan tersedianya fasilitas pendukung yang memadai. Ketiga, mendukung pembinaan dan pembiayaan olahraga. Jika ketiga hal ini tidak direncanakan dengan baik, maka prestasi tidak akan tercapai," ujar Wempi dalam sambutannya.
Menurutnya, dengan adanya 38 cabang olahraga (cabor) peserta Musorkab, potensi olahraga Malinau sudah jelas terlihat. Beberapa cabor telah meraih prestasi, beberapa sedang berkembang, dan sebagian lainnya masih dalam tahap pembinaan.
Wempi menyebutkan, untuk mendukung pertumbuhan olahraga, Pemerintah Kabupaten Malinau telah membangun dan meningkatkan berbagai fasilitas keolahragaan. Saat ini, Malinau memiliki tiga stadion, yaitu Stadion Utama Malinau, Stadion Mini di Pulau Sapi, serta Stadion Mini di Malinau Selatan yang masih dalam tahap penyelesaian.
Selain itu, berbagai fasilitas olahraga lainnya juga terus ditingkatkan. Lapangan sepak bola, lapangan tenis, lapangan voli indoor dan outdoor, serta fasilitas latihan untuk taekwondo, tenis meja, badminton, futsal, basket, dan tinju telah tersedia, termasuk lapangan tembak dan kolam renang.
"Kita ingin memastikan bahwa anak-anak muda di Malinau memiliki sarana yang memadai untuk menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang olahraga. Ini bagian dari komitmen kita dalam membangun prestasi jangka panjang," tambah Wempi.
Wempi juga menekankan pentingnya pembiayaan dalam menunjang pembinaan olahraga. Pemerintah akan terus mendukung pendanaan bagi cabor, tetapi kontribusi dari sektor swasta juga sangat dibutuhkan untuk memastikan keberlanjutan pembinaan dan kompetisi.
"Ketika pemerintah sudah mulai memberikan fasilitas bagi cabor, maka pendanaannya juga akan didukung. Tapi kita tidak bisa berjalan sendiri. Keterlibatan pihak swasta di Malinau sangat penting untuk berkontribusi dalam kelancaran kegiatan olahraga," jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh cabang olahraga untuk memberikan pembinaan terbaik dan berkomitmen terhadap pencapaian prestasi. Kesinambungan antara fasilitas, pembinaan, dan pendanaan, diyakini mampu melahirkan atlet yang bisa bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....