Satgas Pamtas Gagalkan Peredaran Ratusan Botol Miras Ilegal
- 25 Des 2025 12:19 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau: Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan di bawah pimpinan Letkol Arm Januar Idrus, S.H., M.I.P., terus memperketat pengawasan di wilayah perbatasan. Langkah tegas ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus melindungi generasi muda dari dampak negatif minuman keras (miras) ilegal.
Dalam rangkaian pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, prajurit Makotis Satgas Pamtas berhasil mengamankan sedikitnya 792 botol miras ilegal di wilayah Malinau. Keberhasilan ini merupakan hasil dari patroli rutin dan sweeping di jalur-jalur rawan, yang didukung oleh kerja sama aktif dengan aparat desa serta masyarakat setempat.
"Hasilnya tidak hanya berupa penyitaan ratusan botol miras, tetapi juga terlihat pada meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan aktivitas ilegal di wilayah perbatasan," ujar Dansatgas Yonarmed 4/Parahyangan, Letkol Arm Januar Idrus.
Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI di perbatasan adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menegakkan hukum secara profesional. Penindakan terhadap peredaran miras ilegal diprioritaskan untuk menjamin masa depan generasi muda di Malinau agar tetap aman, sehat, dan produktif.
Letkol Arm Januar Idrus berharap dukungan dan informasi dari masyarakat terus berlanjut guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. "Fokus utama kami adalah menjaga warga, khususnya menghindarkan generasi muda dari pengaruh buruk minuman keras," pungkasnya. (*)
Perubahan Penting yang Dilakukan:Perbaikan Tipografi: Memperbaiki kata yang salah ketik (typo) seperti "mayarakat" menjadi "masyarakat" dan "oara" menjadi "para".
Kelengkapan Kalimat: Menambahkan kata kerja yang hilang pada draf awal (seperti "berhasil mengamankan" di paragraf pertama).
Alur Informasi: Menyusun ulang kalimat agar lebih ringkas dan mudah dipahami oleh pendengar atau pembaca.
Konsistensi Nama: Menggunakan variasi jabatan "Dansatgas" dan "Letkol Arm Januar Idrus" secara proporsional agar naskah tidak repetitif.
Apakah Anda ingin saya membuatkan teks ringkas untuk berita kilat (Breaking News) dari naskah ini?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....