SPPG Muhammadiyah Launching MBG, Ratusan Siswa Terima Manfaat
- 24 Nov 2025 14:41 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Pelaksanaan perdana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Malinau oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah dimulai pada Senin (24/11/2025). Sebanyak 427 siswa tercatat sebagai penerima manfaat, menandai dimulainya layanan makan bergizi di sekolah tersebut.
Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus, yang hadir dalam peluncuran tersebut menyampaikan sejumlah catatan untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal. Ia menekankan pentingnya evaluasi pada setiap penyaluran, terutama terkait efisiensi waktu pembagian makanan.
“Kita berharap setiap waktu ini dilakukan evaluasi. Jangan sampai waktu tunggu terlalu lama, karena anak-anak hanya punya waktu istirahat 30 menit, jadi seluruh proses harus selesai dalam 30 menit,” ujarnya.
Ernes juga meminta agar siswa terus diingatkan membawa perlengkapan makan dan air minum dari rumah. Menurutnya, langkah sederhana ini sangat membantu kelancaran distribusi makanan dan menjaga kebersihan selama program nasional ini berlangsung.
“Adik-adik ini harus terus diingatkan membawa sendok, perlengkapan makan, juga air minum dari rumah. Ini penting untuk mendukung kenyamanan dan kebersihan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Ernes juga menekankan pentingnya penggunaan bahan pangan lokal oleh SPPG Muhammadiyah sebagai penyedia menu MBG. Ia berharap dapur penyedia makanan dapat menyerap lebih banyak produk lokal.
“Bagaimana nanti dapur SPPG ini bisa memanfaatkan bahan lokal, sayur, buah, termasuk beras, bahkan proteinnya seperti daging atau telur. Ini harus kita dorong supaya ekonomi lokal juga bergerak,” tegasnya.
Ia juga meminta agar setiap kendala teknis tidak langsung dipublikasikan sebelum dilakukan koordinasi internal. Menurutnya, koordinasi internal perlu diperkuat agar setiap persoalan dapat terselesaikan secara efektif.
“Kalau ada yang kurang baik, segera koordinasikan, jangan langsung diposting, karena itu tidak menyelesaikan masalah. Yang penting bagaimana masalah bisa diselesaikan dengan baik,” tutupnya.
Pemerintah daerah berharap sisi teknis program MBG, baik di SMPN 2 dan sekolah lain dapat terus diperbaiki dari waktu ke waktu, sehingga seluruh siswa menerima makanan bergizi yang aman, layak, dan tepat waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....