Puskesmas Bisa Deteksi Dini DBD Melalui Tes NS1

  • 27 Jan 2026 13:35 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Deteksi demam berdarah dengue (DBD) kini dapat dilakukan lebih awal di puskesmas melalui pemeriksaan NS1 atau Non-Structural Protein 1. Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan ini saat anak mengalami demam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau, Jonlayri, mengatakan pemeriksaan NS1 tersedia gratis di puskesmas yang berada di wilayah endemis DBD.

Meliputi Malinau Kota, Malinau Seberang, Malinau Barat, Malinau Selatan Hilir, Malinau Selatan, dan Malinau Selatan Hulu. Pemeriksaan NS1 dinilai efektif karena mampu mendeteksi virus dengue sejak awal gejala.

“Kalau anak demam, sebaiknya langsung diperiksa ke puskesmas. Di sana sudah tersedia alat NS1 untuk mendeteksi virus demam berdarah sejak hari pertama,” kata Jonlayri kepada RRI, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan NS1 berbeda dengan cek darah lengkap yang umumnya baru efektif dilakukan setelah hari ketiga demam. Dengan NS1, infeksi dengue dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan medis bisa segera dilakukan.

Menurutnya, pemeriksaan NS1 di puskesmas dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa dipungut biaya. Alat dan reagen NS1 merupakan bantuan pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi yang kemudian didistribusikan ke Dinas Kesehatan.

“Kalau di rumah sakit atau praktik dokter sifatnya berbayar. Di puskesmas, masyarakat bisa memanfaatkan pemeriksaan ini secara gratis,” ujarnya.

Jonlayri menilai masih terdapat kasus DBD berat yang terjadi akibat keterlambatan pemeriksaan. Pasien kerap dipulangkan pada hari pertama atau kedua demam dan baru kembali saat kondisi sudah memburuk.

“Ketika menunggu sampai tiga hari untuk cek darah, sering kali pasien sudah masuk fase kritis. Ini yang perlu kita cegah,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Malinau pun mengajak masyarakat menjadikan puskesmas sebagai fasilitas kesehatan pertama saat anak mengalami demam. Pemeriksaan sejak hari pertama diharapkan dapat menekan risiko DBD berat hingga angka kematian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....