‎BPS Rilis Karakteristik Berat Lahir Bayi di Malinau

  • 03 Des 2025 12:27 WIB
  •  Malinau

‎KBRN, Malinau : Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat karakteristik berat lahir Anak Lahir Hidup (ALH) dalam dua tahun terakhir di Kabupaten Malinau tahun 2025. Informasi ini memuat distribusi berat bayi saat lahir berdasarkan kelompok pengeluaran rumah tangga dan tingkat pendidikan ibu.

‎Sebanyak 29,48 persen bayi tercatat lahir dengan berat kurang dari 2,5 kilogram. Sementara itu, 65,77 persen bayi lahir dengan berat 2,5 kilogram atau lebih, dan 4,75 persen bayi dicatat tidak ditimbang saat lahir atau beratnya tidak diketahui.

‎Jika dilihat dari kelompok pengeluaran rumah tangga, persentase bayi dengan berat lahir kurang dari 2,5 kilogram pada 40 persen kelompok menengah tercatat 26,49 persen, dan pada kelompok 20 persen teratas sebesar 47,98 persen.

‎Untuk kategori bayi dengan berat lahir 2,5 kilogram atau lebih, kelompok 40 persen ekonomi menengah menunjukkan 60,77 persen, kelompok 40 persen terbawah 72,22 persen dan kelompok 20 persen teratas sebesar 52,02 persen.

‎Pada kategori bayi yang tidak ditimbang atau tidak diketahui beratnya, data menunjukkan 12,74 persen berada pada kelompok 40 persen ekonomi menengah.

‎Kemudian, ditinjau berdasarkan tingkat pendidikan ibu, persentase bayi dengan berat lahir kurang dari 2,5 kilogram tercatat 60,68 persen pada ibu berpendidikan SD ke bawah. Pada ibu berpendidikan SMP ke atas, persentasenya mencapai 25,39 persen.

‎Pada kategori berat lahir 2,5 kilogram atau lebih, data menunjukkan 39,32 persen pada ibu berpendidikan SD ke bawah dan 69,24 persen pada ibu berpendidikan SMP ke atas.

Selain itu, persentase bayi yang tidak ditimbang atau tidak diketahui berat lahirnya sebesar 5,37 persen tercatat pada ibu berpendidikan SMP ke atas.

‎Data ini bersumber dari hasil Survei Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan pada Maret 2025, yang kemudian dipublikasikan BPS dalam Statistik Kesejahteraan Kabupaten Malinau tahun 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....