Perkuat Enam SPM Posyandu Desa dengan Enam Bidang
- 05 Jun 2025 12:31 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Pertemuan Advokasi dan Sosialisasi Transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) 2025 yang berlangsung di ruang Aula Kantor PKK Malinau pada Rabu (4/6/2025) merupakan langkah strategis bersama.Terutama sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar di desa.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malinau, Maylenty Wempi, saat membuka kegiatan tersebut serta mengapresiasi dan penghormatan kepada seluruh narasumber serta para undangan yang hadir.
Termasuk juga para kepala dinas terkait yang terlibat dalam pelayanan Standar Pelayanan Minimal (SPM), para camat, ketua TP PKK kecamatan dan desa, kepala puskesmas, serta seluruh kader Posyandu di Kabupaten Malinau.
Maylenty Wempi menjelaskan, Posyandu saat ini telah mengalami transformasi, dari sekedar tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang lebih mandiri, terintegrasi dan inovatif.
Hal ini sejalan dengan diterbitkannya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 yang menetapkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa dengan enam bidang pelayanan, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, sosial dan pemberdayaan masyarakat.
"Dengan adanya enam bidang pelayanan tersebut, Posyandu diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih komprehensif dan menyeluruh kepada masyarakat, serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional. Khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," ungkapnya.
| Baca juga: Puluhan Balita dan Anak Diberi Vitamin A |
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Malinau untuk periode 2025–2030 ini menegaskan pentingnya peran aktif dari seluruh pihak, terutama perangkat daerah yang membidangi enam SPM, dalam mendukung pelaksanaan transformasi ini.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan transformasi Posyandu sangat bergantung pada kerja sama lintas sektor. Oleh karena itu, kami berharap para kepala OPD dapat terus berkolaborasi dan berkomunikasi secara intensif demi kemajuan bersama,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, TP PKK, serta seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan fungsi dan peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....