Penyuluhan dan Edukasi Tentang DBD Kepada Pasien

  • 28 Feb 2025 16:47 WIB
  •  Malinau
KBRN, Malinau :

Salah satu upaya untuk memeruskan rantai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah menggerakan seluruh masyarakat yang dikoordinir oleh Kecamatan, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas untuk melaksanakan pencegahan. Kegiatan yang dilakukan antara lain, sebut Kepala DKPPKB Kabupaten Malinau, Makson S. Sos, MM, yakni melaksanakan kerja bakti/ gotong royong secara serentak dan berkesinambungan untuk memberantas tempat bersarang. Khususnya di daerah yang menjadi tempat berkembang biakan jentik nyamuk DBD (Aedes Aegypti) dilaksankan secara rutin dan berkesinambungan.

"Minial seminggu sekali dilakukan kerja bakti pada masing-masing Desa dan RT, diharapkan peran serta sekolah untuk ikut melaksanakan kegiatan PSN disekolah.

2. Melaksanakan Penyuluhan (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) ditempat-tempat umum seperti sekolah-sekolah, tempat ibadah dan lain-lain yang dilaksanakan oleh Kecamatan, Desa, Kader Kesehatan yang berkoordinasi dengan Puskesmas diwilayah kerja masing-masing.

DKPPKB Malinau juga menekankan pentingnya mengedukasi pasien apabila ada keluhan atau gejala demam yang mengarah ke penyakit DBD. Khusunya saat demam tinggi, biasanya berlangsung selama 2-7 hari. Termasuk munculnya ruam atau bintik merah pada kulit, sakit perut, mual nyeri pada bagian belakang bola mata, sendi pada otot) segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk ditindak lanjut oleh fasilitas kesehatan.

4. Melakukan Siaran keliling di Wilayah kerja masing-masing bekerja sama dengan Puskesmas. "Itulah beberapa hal yang disampaikan agar segera dilaksanakan oleh setiap UPTD Puskesmas, camat dan kepala desa dalam pemberantasan penyakit demam berdarah dengue, " tukasnya. (*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....