Kunci Kesejahteraan Malinau lewat Program Desa Sarjana

  • 04 Okt 2026 12:13 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau— Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengajak seluruh masyarakat Dayak Punan dan Warga Kabupaten Malinau pada umumnya untuk fokus membangun Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai satu-satunya jalan menuju kemajuan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik akan berjalan, namun kemakmuran sejati lahir dari kualitas manusia yang unggul. "Jumlah hutan kita melimpah, namun pertumbuhan penduduk harus dijaga agar tetap seimbang. Jangan sampai jumlah warga justru berkurang, harus bertambah. Setiap generasi harus memastikan penerus hadir untuk menjaga warisan ini," ujarnya dalam pembukaan Rapat Kerja Tahunan Lembaga Adat Besar Dayak Punan 2026 di BPU Respen Tubu, Kecamatan Malinau Utara, Jumat (2/10/2026).

Bupati meminta masyarakat menyukseskan dan memanfaatkan program pemerintah secara maksimal, salah satunya program Desa Sarjana yang standar rekrutmennya telah ditingkatkan.

Melalui program ini, anak-anak asli daerah dikirim belajar ke jurusan-jurusan khusus dan kelak kembali mengabdi. "Saya menerima pesan dari anggota dewan yang meminta agar lulusan Desa Sarjana siap menjadi perawat, bidan, dokter di daerahnya. Padahal sekarang kita tempat dan mengabdi di kampung halaman. Dulu warga selalu meminta perawat, bidan, guru. Hari ini, lihatlah, kita sudah punya banyak guru, perawat, pejabat, kepala sekolah, kepala desa. Itu kemajuan nyata yang patut disyukuri," tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa pemerintah akan membangun jalan, listrik, air bersih tanpa diminta. Namun yang harus diperjuangkan bersama adalah peningkatan kualitas SDM.

"Kunci kesejahteraan hanya satu: bangun SDM. Tidak ada cara lain. Negara maju karena SDM-nya, negara terpuruk juga karena SDM-nya. Lihat contoh: tempat lain tak punya rumput, mereka tanam sendiri lalu peternakan berkembang. Di sini rumput tumbuh subur, justru dicari cara membasminya. Kita punya kekayaan alam, tinggal diubah pola pikirnya agar dimanfaatkan secara bijak," paparnya.

Pemerintah dan masyarakat harus berjalan beriringan seperti kaki kanan dan kiri, tidak bisa melangkah sendirian. "Program telah disiapkan, tinggal dimanfaatkan sepenuhnya demi masa depan Malinau yang lebih sejahtera," tutur Wempi. (Dayat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....