Tingkatkan Kapasitas, Bupati: Kepsek Terus Berinovasi dan Manfaatkan Teknologi

  • 07 Jul 2026 14:33 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Transformasi pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan akademik. Tetapi juga harus membentuk karakter, integritas, moralitas, dan kemampuan peserta didik agar mampu bersaing di era digital.

Perkembangan teknologi menjadi tantangan yang harus dihadapi dunia pendidikan. Karena itu, kepala sekolah dan guru dituntut mampu beradaptasi dengan digitalisasi, memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran, sekaligus memastikan peserta didik tetap memiliki karakter dan integritas yang kuat.

Hal itu disampaikan Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H. saat membuka dan memberikan materi pada kegiatan peningkatan kapasitas yang ditujukan khusus bagi seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) Taman Kanak‑Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Kabupaten Malinau di ruang Laga Feratu lantai III Kantor Bupati Malinau pada Senin (6/7/2026) pagi.

Bupati Malinau mendorong seluruh kepala sekolah untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi, termasuk memperkuat komunikasi dan pengawasan terhadap sekolah melalui berbagai platform digital. Menurutnya, perkembangan teknologi seharusnya menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan hingga ke wilayah terpencil.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kemampuan dasar peserta didik, terutama membaca, menulis, dan berhitung. la berharap tidak ada lagi siswa yang naik jenjang pendidikan tanpa memiliki kemampuan literasi yang memadai. "Minimal ketika mereka menyelesaikan pendidikan dasar, mereka harus mampu membaca dengan baik, berhitung dengan baik, dan memiliki bekal pengetahuan untuk melanjutkan pendidikan maupun menghadapi kehidupan," katanya.

Bupati juga mengingatkan bahwa pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan sekolah. "Guru diharapkan menjadi teladan dalam membangun akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai integritas kepada peserta didik," harap Wempi W. Mawa kepada para guru.

Menurutnya, keberhasilan seorang guru tidak hanya diukur dari prestasi akademik siswa, tetapi juga dari kemampuannya membina anak-anak yang sebelumnya kurang disiplin menjadi pribadi yang lebih baik. "Saya juga tegaskan, sekolah harus tetap memperkuat komunikasi dengan orang tua agar pembinaan karakter anak berjalan selaras antara lingkungan keluarga dan sekolah," tukasnya.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....