SPMB Dimulai, Hari Pertama Registrasi Ramai Diikuti Siswa Malinau

  • 22 Jun 2026 16:02 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Hari pertama pelaksanaan SPMB 2026 serentak untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Malinau berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari orang tua dan calon murid yang memadati sekolah sejak pagi hari.
  • Proses pendaftaran tahun ini menerapkan empat jalur penerimaan (domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi), di mana banyak orang tua sengaja mendaftar di hari pertama demi mengamankan kuota, khususnya pada jalur domisili.

RRI.CO.ID, Malinau - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Malinau berlangsung serentak mulai Senin (22/6/2026) untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pantauan RRI, sejumlah sekolah di Malinau Kota tampak ramai didatangi calon murid bersama orang tua yang memanfaatkan hari pertama registrasi. Salah satunya yakni SMPN 1 Malinau Kota, yang terletak tepat di jantung Ibu Kota Malinau.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 1 Malinau, Lulus Eka Utama, membenarkan antusiasme masyarakat pada hari pertama pelaksanaan SPMB tahun ini cukup tinggi. Sejak pagi, orang tua dan calon murid mulai berdatangan untuk mengikuti tahapan pendaftaran.

“Antusias para orang tua dan para murid untuk bersekolah cukup luar biasa. Kami bersyukur seluruh panitia, sekolah, dan Dinas Pendidikan memberikan dukungan sehingga pelaksanaan SPMB berjalan baik,” kata Lulus kepada RRI di sela pelaksanaan SMPB, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, petunjuk teknis pelaksanaan SPMB tahun ini dinilai cukup jelas sehingga memudahkan sekolah maupun masyarakat dalam memahami mekanisme penerimaan murid baru.

SPMB 2026 masih menggunakan empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, mutasi atau perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi.

“Semua jalur sudah diatur dalam juknis. Orang tua sekarang semakin memahami jalur mana yang dapat digunakan anak mereka untuk mendaftar,” ujarnya.

Lulus menilai, tingginya jumlah pendaftar pada hari pertama menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap pendidikan. Ia berharap seluruh proses SPMB dapat berlangsung lancar hingga tahap akhir.

“Harapannya SPMB berjalan lancar, aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua. Yang terpenting setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang terbaik di sekolah pilihannya,” ucapnya.

Salah seorang orang tua calon murid, Mia, mengaku sengaja datang pada hari pertama pelaksanaan SPMB untuk mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 1 Malinau. Lokasi sekolah yang relatif dekat dengan tempat tinggalnya membuatnya leluasa memanfaatkan jalur domisili yang tersedia.

“Kami pilih sekolah ini karena lebih dekat dari rumah. Saya juga sengaja datang di hari pertama karena berharap peluang diterima lewat jalur domisili lebih besar. Soalnya ada kuotanya, jadi takut kalau terlambat nanti kuotanya sudah penuh atau didahului pendaftar lain,” ujar Mia.

Sesuai petunjuk teknis SPMB 2026, tahapan pendaftaran dan verifikasi berkas dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026, sebelum memasuki tahap seleksi dan pengumuman hasil seleksi pada akhir Juni.

Persyaratan umum untuk jenjang SMP antara lain, calon murid harus berusia paling tinggi 15 tahun per 1 Juli 2026 dan telah menyelesaikan pendidikan SD atau sederajat.

Selain itu, pendaftar wajib menyiapkan sejumlah dokumen, seperti akta kelahiran atau surat keterangan lahir, ijazah atau surat keterangan lulus, kartu keluarga, KTP orang tua atau wali, pas foto berwarna ukuran 3x4 menggunakan seragam sekolah, serta dokumen pendukung lainnya. (Ading)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....