Sekolah Bukan Sekadar Kewajiban, Jadi Kesan Siswa MTsN Malinau
- 24 Mei 2026 18:19 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Momen haru dan kebahagiaan mewarnai acara pelepasan siswa-siswi kelas 9 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Malinau, belum lama ini.
Nabila Keisha, perwakilan siswa menyampaikan kesan dan pesan yang menyentuh hati, meringkas perjalanan tiga tahun menimba ilmu ternyata menyimpan banyak makna dan keberuntungan. Jauh melampaui sekadar kewajiban belajar.
Di hadapan para guru, orang tua dan teman-temannya, Nabila membuka sambutannya dengan perasaan syukur. Ia mengaku, awalnya bersekolah di madrasah ini mungkin bukanlah impian utama, namun kenyataannya tempat inilah yang memberikan kenyamanan dan pelajaran berharga.
"Ada satu hal yang kami pelajari di sini: sesuatu yang bukan jadi impian kita, belum tentu seburuk yang kita kira. Ternyata sekolah yang dulu kami anggap hanya sebagai kewajiban, justru membuat kami merasa nyaman dan menyadari betapa beruntungnya kami berada di sini," ungkapnya dengan suara bergetar.
Ia pun mengenang masa-masa awal kedatangannya tiga tahun silam, yang rasanya baru saja berlalu kemarin. "Rasanya baru kemarin kami datang dengan gugup di hari pertama, memakai seragam yang masih kedodoran, bingung mencari ruang kelas, wajah penuh ketakutan, canggung, diam, dan berharap semoga nanti duduknya tidak sendirian," kenangnya.
Waktu bergulir begitu cepat. Tiga tahun berlalu, dan beragam cerita serta kenangan telah terukir mendalam. Mulai dari hal-hal sederhana namun berkesan seperti berebut tempat duduk paling belakang atau paling depan, menulis nama di atas meja belajar, hingga tingkah pura-pura paham saat diminta maju ke depan kelas.
"Kami juga pernah kesal dengan teman sendiri, menangis karena nilai jelek, menangis karena tugas dan pelajaran yang rasanya tak ada habisnya. Tapi hari ini, dari semua itu kami belajar. Pelan-pelan kami tumbuh, berkembang, dan bahagia memiliki kenangan indah yang tidak akan terulang lagi," beber Nabila, menggambarkan dinamika masa remaja yang penuh warna.
Di penghujung sambutannya, Nabila menyadari bahwa hari ini adalah titik perpisahan. Masa-masa menjadi siswa MTsN Malinau dan kebiasaan mengenakan seragam putih-biru resmi berakhir hari ini.
"Sekarang kami berdiri di titik di mana kami harus mengucapkan selamat tinggal. Masa kami sebagai siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri Malinau, masa kami memakai seragam putih biru, sudah selesai. Terima kasih untuk segala ilmu, kasih sayang, dan kenangan yang tak ternilai ini," tuturnya mengakhiri sambutan, yang disambut tepuk tangan meriah dan haru dari seluruh hadirin. (Dayat)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....