Jurusan Penerbangan Masuk Prioritas Desa Sarjana Unggul 2026
- 20 Apr 2026 17:23 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Jurusan penerbangan masuk prioritas Program Desa Sarjana Unggul 2026 untuk penuhi kebutuhan pilot lokal di Malinau.
- Anak pedalaman dinilai punya keunggulan karena terbiasa menggunakan transportasi udara.
- Program juga bertujuan mengurangi kesenjangan akses pendidikan dan mendorong pemerataan pembangunan.
RRI.CO.ID, Malinau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menetapkan jurusan penerbangan sebagai salah satu prioritas dalam Program Desa Sarjana Unggul 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mencetak SDM lokal yang mampu menjawab kebutuhan daerah, khususnya di sektor transportasi udara.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, mengatakan penentuan jurusan dalam program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan riil serta peluang yang tersedia di daerah. Menurutnya, wilayah Malinau yang masih mengandalkan transportasi udara membutuhkan tenaga pilot yang memahami kondisi setempat.
“Lewat Program Desa Sarjana itu kita arahkan jurusan sesuai kebutuhan daerah. Kita butuh pilot yang memahami kondisi wilayah, masyarakat, dan alamnya,” ujar Wempi saat dikonfirmasi di Kantor Bupati Malinau, beberapa hari lalu.
Ia menilai, anak-anak dari wilayah pedalaman memiliki keunggulan tersendiri karena telah terbiasa menggunakan transportasi udara akibat tuntutan geografis wilayah. Hal ini menjadi modal awal untuk dikembangkan melalui pendidikan formal.
“Anak-anak pedalaman ini sudah terbiasa naik pesawat. Secara praktik mereka sudah punya gambaran, jadi tinggal diarahkan dan dibina,” katanya.
Wempi mengungkapkan, aspirasi dari sejumlah desa juga mendorong pemerintah membuka peluang bagi generasi muda menempuh pendidikan di sekolah penerbangan. Terlebih, saat ini Malinau telah memiliki fasilitas pendidikan tersebut.
“Ada harapan dari desa agar ada slot untuk sekolah penerbangan. Kebetulan Malinau sudah punya fasilitas itu,” ucapnya.
Keberadaan sekolah penerbangan di Malinau harus dimanfaatkan untuk memberikan kesempatan kepada putra daerah. Pemerintah ingin memastikan anak-anak lokal dapat menjadi bagian dari pengembangan sektor ini.
“Malinau sudah punya sekolah penerbangan, jadi sudah selayaknya yang dilatih dan nantinya menjadi pilot adalah anak-anak kita sendiri melalui program desa sarjana,” tegasnya.
Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mengurangi ketimpangan akses pendidikan di wilayah pedesaan. Pemerintah ingin memastikan pendidikan dapat menjadi alat pemerataan pembangunan. (Ading)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....