Kayu Reng Jadi Andalan Bangunan Serbaguna Warga Malinau

  • 12 Nov 2025 09:16 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau : Kayu Reng menjadi salah satu material sederhana yang permintaannya melonjak di Kabupaten Malinau. Dikenal karena sifatnya yang ringan namun kuat, kayu ini bukan hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konstruksi ringan, tetapi juga menjadi pilihan utama masyarakat pedesaan untuk membuat kandang hewan hingga pagar rumah sederhana.

Kayu reng dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp20.000 per ikat. Harga yang ramah di kantong ini menjadikannya solusi ekonomis bagi warga yang membutuhkan material bangunan serbaguna.

Tekstur kayu reng yang mudah dipotong dan dirakit membuatnya sangat praktis digunakan oleh warga. Hal ini menjadi alasan mengapa banyak peternak ayam dan bebek di Malinau memilih kayu reng sebagai bahan utama pembuatan kandang.

“Kalau buat kandang ayam, satu ikat kayu reng sudah cukup untuk rangka kecil. Selain murah, bahannya juga tahan lama kalau disimpan di tempat kering,” ujar Gugun warga Desa Malinau Kota.

Kayu reng juga mudah didapatkan karena banyak penjual keliling yang menggunakan mobil pick-up secara rutin menyediakannya di berbagai desa.

Selain untuk kandang, material ini juga dimanfaatkan untuk membuat pagar rumah sederhana atau pembatas kebun, memberikan tampilan alami yang serasi dengan lingkungan sekitar.

Para penjual kayu lokal di Malinau mengakui bahwa permintaan terhadap kayu reng terus meningkat.

"Kenaikan permintaan ini biasanya terjadi saat musim kemarau, di mana banyak warga memanfaatkan cuaca kering untuk melakukan perbaikan dan pembangunan kecil-kecilan pada kandang atau pagar rumah mereka", jelas Kamto salah satu penjual Kayu di Malinau.

Menurutnya tingginya minat masyarakat, membuat stok kayu reng sering kali cepat habis terjual. Kemudian, dengan harga yang terjangkau dan kegunaan yang sangat beragam, kayu reng terus memegang peranan penting sebagai bahan bangunan serbaguna yang sangat diandalkan dalam kehidupan sehari-hari warga Malinau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....