Sejarah Hari Tabungan Sedunia
- 30 Okt 2025 21:00 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Tahukah anda, setiap tanggal 31 Oktober diperingati sebagai Hari Tabungan Sedunia atau World Savings Day? Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya kebiasaan menabung bagi kesejahteraan individu dan kemajuan ekonomi suatu negara. Hari Tabungan Sedunia bukan sekadar ajakan untuk menyimpan uang, tetapi juga merupakan gerakan global yang telah berlangsung hampir satu abad guna menumbuhkan kesadaran finansial di tengah masyarakat dunia.
Hari Tabungan Sedunia atau World Savings Day diperingati setiap tanggal 31 Oktober di berbagai negara. Peringatan ini memiliki sejarah panjang yang berawal dari Kongres Tabungan Internasional (International Savings Bank Congress) yang digelar di Milan, Italia pada tahun 1924.
Dalam kongres tersebut, para perwakilan dari sekitar 29 negara yang tergabung dalam berbagai lembaga keuangan dan bank tabungan berkumpul untuk membahas pentingnya budaya menabung bagi kesejahteraan masyarakat. Mereka menyadari bahwa kebiasaan menabung tidak hanya membantu individu dalam mengelola keuangan, tetapi juga berperan besar dalam memperkuat ekonomi nasional.
Atas dasar itu, pada 31 Oktober 1924, disepakati untuk menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Tabungan Sedunia (World Savings Day). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di seluruh dunia tentang pentingnya menabung, serta mendorong setiap orang agar menyisihkan sebagian pendapatannya untuk masa depan.
Sejak saat itu, Hari Tabungan Sedunia dirayakan setiap tahun oleh berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan beragam kegiatan edukatif yang menekankan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian finansial melalui kebiasaan menabung.
Hari Tabungan Sedunia menjadi pengingat bahwa gerakan menabung telah menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi dunia selama hampir satu abad.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....