DPPPAS Gelar Pelatihan Sekolah Ramah Anak di Sekolah

  • 18 Okt 2025 06:21 WIB
  •  Malinau
KBRN, Malinau

: Mewujudkan Kabupaten Malinau sebagai Kabupaten Layak Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Sosial (DPPPAS) Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara menggelar Pelatihan Sekolah Ramah Anak, yang berlangsung di ruang Laga Feratu, kantor Bupati Malinau, Rabu (15/10/2025).

Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Kepala DPPPAS Malinau, Lawing Liban, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu indikator penting dalam menuju Kabupaten Layak Anak. Pelatihan ini juga menjadi wadah untuk menambah wawasan para pendidik dan tenaga kependidikan tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

"Pelatihan ini kita laksanakan untuk meningkatkan pemahaman seluruh pendidik dan tenaga kependidikan agar dapat berinteraksi serta berpartisipasi dalam mewujudkan sekolah ramah anak," kata Lawing.

la menegaskan bahwa anak merupakan aset dan generasi penerus bangsa. Karena itu, anak perlu mendapatkan perlindungan dan lingkungan belajar yang positif.

"Saya juga mengingatkan bahwa berbagai bentuk kekerasan baik fisik maupun verbal dapat berdampak buruk terhadap tumbuh kembang anak, termasuk dari sisi emosional dan kecerdasan," kata mantan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Malinau ini.

Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena bullying di kalangan pelajar yang kerap terjadi karena kurangnya pengawasan terhadap penggunaan handphone dan akses internet anak. Melalui konsep sekolah ramah anak, diharapkan setiap anak dapat merasa aman dan terlindungi selama berada di lingkungan sekolah.

"Sekolah adalah rumah kedua bagi anak. Karena itu, penting bagi kita semua untuk menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan, aman, sehat, dan bebas kekerasan agar anak-anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal," katanya.

Lawing juga menegaskan bahwa sebaik apa pun kebijakan yang disusun pemerintah tidak akan berarti tanpa dukungan dan pengawasan bersama.

"Saya mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam memastikan implementasi sekolah ramah anak berjalan dengan baik di setiap satuan pendidikan di Malinau," tukasnya(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....