Tunjukkan Kemampuan Musikalitas, ICC Malinau Tembus Panggung Internasional
- 25 Agt 2026 16:21 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Intimung Choral Community (ICC), kontingen paduan suara asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, sukses menuntaskan rangkaian misi kebudayaan dan kompetisi internasional dalam Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) International Choral Festival 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Festival internasional yang berlangsung 17 hingga 25 Agustus 2026 tersebut digagas oleh Susanna Saw selaku Co-Founder sekaligus Festival Director. Ajang ini mempertemukan sejumlah paduan suara dari berbagai negara, di antaranya Siparantum Choir dari Kosovo, tuan rumah Malaysia, serta delegasi dari Singapura, Rusia, Filipina dan Thailand.
Indonesia juga diwakili sejumlah paduan suara unggulan, seperti Sora Bandung, Petra Christian University Choir, Nafiri Choir, dan Intimung Choral Community dari Kabupaten Malinau.
Perjalanan ICC menuju panggung internasional dimulai dari Malinau pada Senin (17/8). Setibanya di Kuala Lumpur pada Selasa (18/8), tim langsung mengikuti sejumlah agenda festival dan misi kebudayaan.
Salah satu kesempatan istimewa diperoleh ICC saat tampil dalam Konser Spesial “Malam Nusantara” di The Platform, Menara KEN TTDI, Kamis (20/8).
Dalam kesempatan tersebut, ICC membawakan dua lagu daerah khas Malinau, Kalimantan Utara, yakni “Ame Tonge” dan “Bebilin”. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah Malinau kepada masyarakat internasional.
Persaingan kemudian berlanjut di panggung Kuala Lumpur Performing Arts Centre (klpac). ICC tampil pada Kategori B3, Jumat (21/8), dan kembali bertanding pada Kategori A5, Sabtu (22/8).
Manager ICC, Dr. Daud Impung, S.Pd., M.Si., mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh anggota tim yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin dan semangat pantang menyerah selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, keikutsertaan ICC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk membawa nama Kabupaten Malinau dan memperkenalkan budaya daerah di tingkat internasional.
Sementara itu, Coach sekaligus Conductor ICC, Cessna Kurniawan, menilai seluruh anggota mampu menunjukkan kemampuan musikalitas secara maksimal, termasuk menjaga kestabilan vokal meski harus mengikuti rangkaian kegiatan dan kompetisi dengan jadwal yang padat.
Ketua Panitia ICC Goes to Malaysia, Lasung Alvin Zenobia, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah bekerja sama dan berkomitmen menyukseskan misi kebudayaan tersebut.
Hal senada disampaikan salah satu perwakilan anggota ICC, Nevanda. Ia mengaku bersyukur dan bangga dapat memperoleh pengalaman berharga tampil di panggung internasional bersama paduan suara dari berbagai negara.
“Pengalaman ini sangat berharga bagi kami. Selain berkompetisi, kami juga dapat belajar dan bertemu dengan paduan suara hebat dari berbagai negara,” ujarnya.
Keberhasilan keberangkatan hingga pelaksanaan misi ICC di Malaysia juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.
Manajemen ICC menyampaikan apresiasi kepada Bupati Malinau, Ibu Pembina, PT Kayan Hydro Energy (KHN), Bank BPD Kaltimtara, PT Mandiri Inti Perkasa (MA), serta seluruh sponsor dan donatur yang telah memberikan dukungan bagi kelancaran kegiatan.
Rangkaian festival kemudian ditutup melalui Grand Prix Competition, Meet the Jury, dan Award Ceremony yang berlangsung di gedung prestisius **Dewan Filharmonik PETRONAS (DFP) KLCC), Minggu (23/8).
Kontingen ICC dijadwalkan kembali ke tanah air pada Selasa (25/8). Keikutsertaan di MCE International Choral Festival 2026 menjadi pengalaman penting sekaligus kebanggaan bagi Kabupaten Malinau dalam memperkenalkan seni, budaya dan talenta daerah ke panggung dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....