Dikunjungi Bupati, SDN 004 Malinau Kota Ajukan 3 Ruang Kelas Baru

  • 29 Sep 2026 21:42 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau — Kunjungan Bupati Malinau, Wempi W Mawa bersama jajarannya ke sejumlah satuan pendidikan, Selasa (29/9/2026), turut dimanfaatkan oleh pihak sekolah. Salah satunya SDN 004 Malinau Kota yang mengajukan pembangunan 3 ruang kelas baru serta fasilitas penunjang.

Wakil Kepala Sekolah SDN 004 Malinau Kota, Yulianawati Ningsih, menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak sekolah yakni penambahan ruang kelas. Saat ini, siswa kelas 2 masih menempuh pembelajaran pada siang hari karena keterbatasan ruangan.

"Harapan kami, dengan kunjungan Bapak Bupati ini, pembangunan ruang kelas dapat segera terealisasi. Kami membutuhkan tiga ruang kelas baru agar seluruh siswa dapat belajar dengan jadwal yang layak," ujarnya.

Selain ruang kelas, pagar sekolah belum terpasang sepenuhnya. Tanpa batas pengaman, anak-anak bebas keluar-masuk lingkungan sekolah sehingga suasana belajar menjadi kurang aman dan nyaman. Pagar yang utuh diperlukan dalam menjaga ketertiban sekaligus melindungi keselamatan peserta didik selama di sekolah.

Fasilitas penunjang lain yang belum tersedia meliputi ruang khusus pembelajaran agama Kristen serta ruang kerja guru. Sementara, gedung perpustakaan memang sudah ada, namun kondisinya rusak dan tidak dapat digunakan untuk kegiatan literasi.

"Jumlah tenaga pendidik di sekolah ini, alhamdulillah, sudah cukup memadai. Namun sarana dan prasarana yang mendukung proses belajar mengajar masih banyak yang perlu dilengkapi dan diperbaiki," jelasnya.

Seluruh usulan ini disampaikan secara langsung kepada bupati agar tercatat sebagai prioritas penanganan. Harapannya, pemerintah daerah dapat segera mengalokasikan anggaran dan melaksanakan pembangunan serta rehabilitasi yang dibutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, DR. Muhammad Fiteriyadi, S.STp., M.Si., menyampaikan hasil pemantauan atau sidak ke sejumlah satuan pendidikan. Kegiatan ini bertujuan meninjau langsung kondisi tenaga pendidik serta sarana prasarana sekolah sekaligus memverifikasi usulan dan masukan dari warga sekolah.

"Kami turun langsung agar mengetahui kondisi yang sebenarnya. Dari beberapa sekolah yang dipantau, muncul sejumlah kebutuhan mendesak yang harus segera ditindaklanjuti melalui kebijakan dinas," ujarnya. (Dayat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....