Musrenbang Kecamatan Malinau Utara Perkuat Pembangunan Desa

  • 15 Sep 2026 20:03 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Malinau Utara resmi dibuka Wakil Bupati (Wabub) Malinau Jakaria, S.E., M.Si, Selasa (15/9/2026).

Wabub mengatakan kegiatan ini sebagai proses penjaringan dan penyelarasan aspirasi pembangunan dari tingkat kecamatan agar dapat menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan Kabupaten Malinau.

Musrenbang kecamatan ini mengusung tema “Pemantapan Daya Saing SDM yang Harmonis dan Berbudaya dalam Bingkai Keberagaman dan Kemandirian”. Tema tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memperkuat kualitas sumber daya manusia, kebudayaan, kemandirian masyarakat serta kemampuan daerah menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Musrenbang bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan fondasi utama perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. "Melalui forum ini, aspirasi dari tingkat RT dan desa kita himpun, kita pertajam, dan selaraskan dengan prioritas pembangunan kabupaten dalam RPJMD 2025–2029," ujarnya.

Mengingat anggaran terbatas, wabup meminta seluruh peserta fokus pada program berdampak langsung kepada masyarakat. "Meliputi peningkatan kesejahteraan melalui penanggulangan kemiskinan dan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur dasar (jalan, jembatan, air bersih, sarana pertanian), peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan yang merata serta pemberdayaan desa dan ketahanan pangan berbasis potensi wilayah," sebutnya.

Sementara itu, Camat Malinau Utara Nopis Muhramsyah Ishak, S.E., M.AP., mengaku Musrenbang juga sebagai forum menghimpun kebutuhan dan usulan pembangunan dari desa-desa.

Melalui forum tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat diharapkan dapat dipetakan secara lebih terarah berdasarkan skala prioritas, urgensi, manfaat dan kemampuan pembiayaan daerah. Dengan demikian, usulan pembangunan tidak berhenti sebagai daftar aspirasi, tetapi dapat disusun menjadi perencanaan yang realistis dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pembukaan Musrenbang oleh Wakil Bupati Jakaria juga menjadi penegasan bahwa perencanaan pembangunan harus dibangun dari bawah dengan memperhatikan kondisi nyata di tengah masyarakat. Bagi masyarakat Malinau Utara, Musrenbang memiliki arti strategis karena menjadi salah satu ruang memastikan kebutuhan desa dan masyarakat masuk dalam pembahasan perencanaan pembangunan daerah. (Dayat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....