Data Harus Valid dan Terverifikasi, Operator Memegang Peran Penting
- 13 Jun 2026 17:25 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Dalam pengembangan sistem informasi terpadu Kabupaten Malinau, peran operator dinilai sangat krusial sebagai penentu kualitas data yang dikelola. Bupati Malinau menegaskan perlu adanya kejelasan tanggung jawab secara tertulis, termasuk identitas dan nomor kontak penanggung jawab, agar jika ditemukan data yang tidak lengkap atau tidak akurat dapat segera dikonfirmasi dan diperbaiki.
“Data yang disajikan harus valid. Contohnya, data yang dimiliki lembaga seperti otoritas jasa keuangan (OJK) meskipun memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keuangan, belum lengkap dalam merekam potensi daerah. Terlihat data pariwisata belum mencakup seluruh wilayah, misalnya Desa Wisata Pulau Sapi belum tercatat dengan baik. Hal ini terjadi karena data belum terverifikasi dan terjaga kualitasnya,” ujarnya.
Untuk mengatasinya, ditetapkan bahwa setiap sektor memiliki instansi berwenang yang bertugas menyajikan data resmi. Khusus pariwisata, Dinas Pariwisata menjadi sumber utama yang melampirkan dokumen penetapan desa wisata serta dukungan yang telah diberikan.
“Nantinya, siapa saja yang ingin berkunjung dapat memperoleh informasi lengkap: jarak tempuh, fasilitas yang tersedia, kondisi masyarakat, hingga akses jaringan. Tidak ada lagi informasi yang tidak sesuai kenyataan, misalnya dipublikasikan tersedia tempat memberi makan ikan, namun saat dikunjungi ternyata tidak ada,” jelasnya.
Sistem terpadu ini juga dilengkapi fitur peringatan dini bencana. Beberapa alat pendeteksi telah dipasang di titik rawan banjir, seperti di Sungai Petara dan Sungai Sepenurut. “Dengan sistem ini, kita tidak perlu lagi turun langsung mengecek dan mengirim foto debit air. Tingkat ketinggian air, curah hujan, dan perkiraan waktu pertemuan arus sungai dengan pasang laut dapat terbaca secara otomatis. Kita bisa memprediksi kapan air akan meluap dan seberapa besar potensinya, sehingga peringatan dapat disampaikan kepada warga dengan cepat dan tepat,” tegas Bupati.
Semua data ini menjadi satu kesatuan dalam program Smart Government, di mana keakuratan informasi menjadi dasar pengambilan keputusan dan pelayanan publik yang andal.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....