Wabup : Transportasi Udara Jadi Urat Nadi Pembangunan Daerah
- 11 Jun 2026 23:20 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Wakil Bupati (Wabub) Malinau, Jakaria, SE, M.Si., membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema “Transformasi Konektivitas Udara Malinau dan Optimalisasi Kerja Sama Pemanfaatan Area Komersial” di Grand D'Calia Hotel, Kamis (11/6/2026).
Ia menegaskan bahwa Malinau memiliki potensi besar di bidang sumber daya alam, pariwisata, pertanian, perkebunan, serta kekayaan budaya.
Namun, kondisi geografis yang luas dan didominasi wilayah pedalaman menjadikan akses transportasi sebagai tantangan utama dalam mendorong kemajuan daerah.
“Transportasi udara bukan sekadar sarana perpindahan, melainkan urat nadi konektivitas yang mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, meningkatkan akses layanan publik, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menilai pengembangan konektivitas penerbangan sebagai investasi strategis untuk masa depan. Melalui forum ini, diharapkan terjalin sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, pengelola bandar udara, maskapai penerbangan, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Diskusi difokuskan pada enam poin utama yakni mengidentifikasi kebutuhan dan potensi rute penerbangan berkelanjutan, meningkatkan akses masyarakat ke pusat ekonomi, mendukung kelancaran mobilitas penumpang dan logistik, mendorong pertumbuhan pariwisata serta UMKM, memperkuat keterhubungan antardaerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan area komersial bandar udara secara saling menguntungkan.
Ditegaskan pula bahwa pembukaan rute baru memerlukan kajian matang mencakup permintaan pasar, kesiapan infrastruktur, keselamatan penerbangan, dan keberlanjutan operasional. Jadi, forum ini menjadi wadah penting menghimpun masukan dan rekomendasi nyata.
“Kami optimistis kolaborasi ini akan menjadikan Malinau semakin terhubung dan menarik bagi investasi. Konektivitas udara yang baik memberikan efek berlipat ganda bagi ekonomi, membuka lapangan kerja, dan mempercepat pemerataan pembangunan,” bebernya.
Optimalisasi area komersial juga diharapkan menghadirkan peluang usaha baru, meningkatkan kualitas layanan, dan menciptakan ekosistem ekonomi yang dinamis.
Di akhir sambutan, acara FGD secara resmi dibuka dengan harapan menghasilkan rekomendasi yang aplikatif demi kemajuan bersama. (Dayat)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....