Wabup Malinau Tekankan Pembinaan Berkelanjutan di Penutupan MTQ Ke-22
- 11 Mei 2026 13:46 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Wabup Malinau menginstruksikan LPTQ untuk melakukan pembinaan qari-qariah secara berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah guna meningkatkan kualitas perwakilan Malinau di tingkat yang lebih tinggi.
- Selain dukungan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten mendorong adanya inovasi dalam penyelenggaraan MTQ agar lebih menarik minat dan kehadiran masyarakat luas di arena kegiatan.
RRI.CO.ID, Malinau - Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) usai penutupan MTQ Ke-22 tingkat Kabupaten Malinau di Masjid At-Tauhid, Minggu (10/5/2026).
Menurut Jakaria, pelaksanaan MTQ yang rutin digelar setiap tahun harus memberi dampak nyata, baik pada penyelenggaraan kegiatan, maupun peningkatan kualitas pembinaan qari, qariah, hafidz, dan hafidzah di Kabupaten Malinau.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Malinau telah berkomitmen mendukung penyelenggaraan MTQ melalui alokasi anggaran daerah. Dukungan tersebut diharapkan sejalan dengan peningkatan kualitas peserta yang dipersiapkan untuk jenjang lebih tinggi.
“Pemerintah berharap setiap tahun harus ada perkembangan. Tidak hanya dalam pelaksanaan MTQ ini sendiri, tetapi juga dalam pembinaan qari dan qariah Kabupaten Malinau,” kata Jakaria.
Ia meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Malinau melakukan pembinaan secara berkelanjutan melalui pondok pesantren, tempat pengajian, sekolah madrasah, hingga pembinaan di desa dan kecamatan.
Menurutnya, Malinau masih membutuhkan lebih banyak perwakilan untuk mengikuti ajang MTQ di tingkat provinsi maupun nasional. Karena itu, pembinaan generasi muda pembaca Al-Qur’an harus dilakukan lebih terstruktur.
Jakaria juga mendorong inovasi dalam penyelenggaraan MTQ mendatang agar lebih menarik minat masyarakat untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan. "Supaya yang hadir di arena bukan hanya peserta dan dewan hakim saja, tapi juga masyarakat," ucapnya.
Ia juga berharap MTQ menjadi ajang kompetisi sekaligus sarana memperkuat pendidikan keagamaan dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Malinau. “Pendidikan formal dan pendidikan keagamaan harus sama-sama kita hidupkan di Kabupaten Malinau,” ucapnya. (Ading)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....