Penyusunan RKPD 2027, Bupati : Program Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat
- 12 Mar 2026 12:07 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Forum Perangkat Daerah dalam rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malinau Tahun 2027 dibuka secara simbolis oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang laga Feratu, selama dua hari, Kamis hingga Jumat (12–13/3/2026), dihadiri Wakil Bupati Malinau, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, serta pejabat perencana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau.
Bupati Malinau dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa forum perangkat daerah merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai usulan masyarakat yang disampaikan melalui Musrenbang desa dan kecamatan, pokok-pokok pikiran DPRD.
Termasuk juga masukan dari para pemangku kepentingan yang sebelumnya telah disampaikan dalam konsultasi publik RKPD. “Forum ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan ruang strategis untuk memastikan seluruh program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Bupati Malinau dalam sambutannya.
Bupati juga menekankan bahwa memasuki tahun 2027 tantangan pembangunan semakin kompleks. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta tidak bekerja dengan pola rutin semata. “Tetapi harus menghadirkan program yang efisien dan memberikan dampak nyata bagi Masyarakat,” tegas Wempi W. Mawa.
Adapun fokus pembangunan Kabupaten Malinau pada tahun 2027, sambung Wempi W. Mawa, diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia secara merata, penguatan ekonomi lokal melalui digitalisasi UMKM dan hilirisasi produk unggulan daerah. Selain itu juga pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang memperhatikan ketahanan iklim, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Karena itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi program antar perangkat daerah, efisiensi anggaran yang berorientasi pada hasil, serta inovasi pelayanan publik melalui digitalisasi birokrasi. “Melalu forum ini, diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan mampu menjawab harapan masyarakat Kabupaten Malinau menuju daerah yang semakin maju dan Sejahtera,” tukasnya.(*)