Andalkan Telur Lokal, Disperindag Salurkan 1.400 Paket Sembako
- 06 Mar 2026 15:15 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau – Dalam program Pasar Murah Ramadan 1447 H, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malinau bekerja sama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) berhasil menyalurkan 1.400 paket sembako.
Kepala Disperindag Kabupaten Malinau, Sergius, mengatakan pasar murah yang dilaksanakan selama empat hari tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
“Ini adalah hari terakhir kami bersama TP PKK menyalurkan pasar murah untuk masyarakat, khususnya di Taman Jajok, Desa Malinau Seberang. Selama empat hari kegiatan, total ada 1.400 paket yang kami salurkan, atau sekitar 350 paket setiap harinya dijual di pasar murah Ramadan,” katanya, Jumat (06/03/2026).
Ia menjelaskan paket yang disediakan dalam pasar murah terdiri dari berbagai kebutuhan pokok seperti beras, telur, gula, tepung, bawang merah dan bawang putih. Tingginya minat masyarakat membuat sejumlah paket bahkan habis lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Apalagi, Pemkab Malinau telah mensubsidi harga sembako mencapai 30 persen dari harga umum di pasar.
“Untuk hari ini saja sebenarnya sudah melebihi target. Bahkan masih banyak masyarakat yang ingin membeli, sehingga kami mohon maaf karena tahun ini belum semua bisa terakomodir,” jelasnya.
Menariknya, untuk komoditas telur yang dijual menggunakan telur lokal hasil peternak di Kabupaten Malinau. Hal ini menjadi bukti bahwa produksi telur lokal mulai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Semua telur yang kami sediakan adalah telur lokal. Ini juga hasil dari program bantuan pemerintah daerah sebelumnya, yang sekarang sudah mulai menghasilkan,” beber Sergius.
Ia mengungkapkan dalam satu titik penjualan biasanya melibatkan tiga hingga empat peternak lokal untuk memenuhi kebutuhan pasokan telur.
“Kegiatan ini sangat diminati masyarakat. Selain membantu meringankan beban masyarakat, juga untuk menjaga stabilitas harga. Kami juga sangat terbantu dengan keterlibatan berbagai organisasi seperti TP PKK, Dekranasda, Dharma Wanita Persatuan dan organisasi lainnya,” tuturnya. (Dayat/sti)