MTQ Kaltara di Malinau, Sekda Maksimalkan Persiapan

  • 26 Feb 2026 13:39 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, mendorong kesiapan menyeluruh jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) 2026 di Bumi Intimung.

Hal tersebut mencakup konsep, teknis, akomodasi, anggaran, hingga identitas daerah sebagai tuan rumah. Ia menegaskan MTQ 2026 harus dikemas berbeda dari pelaksanaan sebelumnya.

“Kita bukan hanya berbicara prestasi, tetapi bagaimana Malinau sukses menjadi tuan rumah yang baik,” ujarnya dalam pertemuan bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Malinau di Kantor Bupati pada Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, Malinau harus memberi kesan kuat dan positif bagi seluruh kafilah dan tamu yang hadir. Karena itu, perencanaan diminta matang dan terkoordinasi sejak awal.

Ia meminta seluruh fasilitas pemerintah daerah dioptimalkan sebagai arena kegiatan dan perlombaan. Selain lomba utama, Sekda juga mengusulkan adanya malam silaturahmi antar kontingen agar peserta dapat berinteraksi dan mempererat kebersamaan.

Dalam aspek akomodasi, Ernes menekankan penginapan baik hotel maupun homestay harus disiapkan secara terencana. Transportasi kontingen juga wajib tersedia dan terkoordinasi dengan baik.

“Kenyamanan tamu adalah prioritas kita sebagai tuan rumah,” katanya.

Sekda Malinau turut mendorong keterlibatan pelaku UMKM dalam penyediaan konsumsi bagi peserta dan panitia. Namun ia mengingatkan kualitas dan pengawasan harus tetap dijaga agar pelayanan tetap maksimal.

Di sisi anggaran, penyusunan harus dilakukan secara hati-hati dan transparan. Pembagian tanggung jawab pendanaan antara pemerintah kabupaten dan provinsi diminta jelas sejak awal.

Ia juga meminta rencana anggaran biaya segera disusun untuk diverifikasi bersama agar tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.

Selain teknis dan administrasi, Sekda menyoroti pentingnya identitas dan branding MTQ. Logo dan maskot diminta mencerminkan karakter lokal Malinau sebagai tuan rumah.

Seluruh materi publikasi juga ditekankan harus terkoordinasi dan memiliki ciri khas daerah. MTQ Kaltara 2026 di Malinau diharapkan menjadi ajang yang tertata profesional, berkesan, dan membanggakan bagi seluruh masyarakat.

Sementara, Ketua LPTQ Malinau, Kamran Daik, yang dikonfirmasi terpisah menyampaikan estimasi waktu pelaksanaan MTQ tingkat provinsi akan digelar setelah MTQ tingkat kabupaten.

Untuk tingkat kabupaten, jadwal sementara direncanakan sekitar 20 hari setelah Idulfitri, atau bisa lebih cepat, tergantung kesiapan teknis. Kepanitiaan telah dibentuk sebagai langkah awal persiapan.

“Pembentukan panitia MTQ tingkat Kabupaten sudah, ini persiapan kita untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Kalau yang tingkat provinsi, sejauh ini kita belum bisa sampaikan lebih jauh, karena masih menunggu undangan dari provinsi untuk pembahasannya,” jelas Kamran.

Menurutnya, kepastian jadwal MTQ tingkat Provinsi Kaltara masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari pemerintah provinsi. Meski, pihaknya tetap melakukan persiapan internal agar Malinau siap ketika jadwal ditetapkan.

Ia menegaskan koordinasi antara LPTQ, pemerintah daerah, dan panitia menjadi kunci agar pelaksanaan MTQ kabupaten maupun provinsi berjalan lancar dan terarah. (Ading/sti)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....