Inspektorat Tekankan Budaya Antikorupsi Jelang Hakordia 2025
- 22 Nov 2025 09:30 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Kampanye penguatan integritas dan pencegahan korupsi di Kabupaten Malinau digencarkan menjelang peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Upaya ini menekankan pentingnya membangun budaya antikorupsi dari kebiasaan sehari-hari, bahkan sejak usia dini.
Inspektur Inspektorat Kabupaten Malinau, Dani Subroto, menyebut bahwa perilaku koruptif bermula dari kebiasaan yang dibiarkan berkembang tanpa koreksi. "Kebiasaan membentuk perilaku, perilaku membentuk karakter, dan karakter pada akhirnya membentuk budaya, mungkin kita mulai dari kebiasaan dulu,” ujarnya.
Dani menekankan bahwa pemahaman sederhana tentang korupsi harus terus diinternalisasi masyarakat, terutama generasi muda. Menurutnya, prinsip dasar antikorupsi sebenarnya sejalan dengan nilai moral yang sudah ada sejak lama.
“Kalau bahasa sederhana kan jangan mencuri. Bisa salah satu keyakinan dan semua keyakinan melarang orang jangan mencuri, nah sekarang kita coba mengimplementasikan itu,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab Inspektorat, tetapi tugas kolektif seluruh elemen masyarakat. Dani menyampaikan bahwa pendekatan ini menjadi penting agar pemahaman antikorupsi tertanam lebih kuat pada generasi yang akan memimpin di masa mendatang.
“Kami lebih tekankan kepada generasi muda, karena mereka ini nanti akan menggantikan kami. Contoh kecil, yang sering dianggap sepele, kalau ada orang memberikan sesuatu kepada kita, mungkin karena ada kepentingan tertentu, itu sama aja menghina kita, pola pikir ini yang harus kita miliki dan tanamkan,” tegasnya.
Menjelang Hakordia 2025, berbagai rangkaian kegiatan telah digelar di Malinau untuk memperkuat budaya antikorupsi. Mencakup edukasi integritas di sejumlah kalangan, lomba video antikorupsi, dan lomba mural yang baru dilaksanakan pekan ini.
Selain itu, rapat koordinasi pengawasan internal (Rakorwasin) juga digelar untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam penguatan integritas dan budaya antikorupsi. Puncak peringatan Hakordia di Malinau akan digelar pada 9 Desember melalui apel bersama sebagai simbol penguatan kesadaran kolektif antikorupsi.
Pemerintah daerah berharap rangkaian kegiatan ini mampu menumbuhkan budaya integritas yang lebih kuat di tengah masyarakat. "Kita awali dengan diri sendiri, mulai dari yang paling sederhana," pungkasnya.